Magang Yuk - Potret Online

Breaking

Post Top Ad

Potret

Post Top Ad

Potret

Selasa, 03 Oktober 2017

Magang Yuk



Oleh Khairul Nurhaliza
Mahasiswa Semester Tujuh S1 Ilmu Komunikasi FISIP Unsyiah.


Magang merupakan acuan awal dari banyak orang untuk memulai karirnya di dunia pekerjaan dalam berbagai bidang. Magang juga tidak selamanya menjadi ukuran diterima atau tidaknya seseorang dalam sebuah perusahaan, tidak sedikit orang yang telah mempunyai banyak pengalaman yang didapatnya pada masa magang belum menemukan pekerjaan yang cocok untuk dirinya. Hal itu bisa saja terjadi oleh satu atau dua hal yang berasal dari pengaruh luar, maupun dari dalam individu tersebut. Hal kecil yang dapat menjadi contoh gagalnya seorang individu dalam mencapai pekerjaan idealnya adalah pengalaman magang yang tidak diperbaiki dan dipelajari secara dalam, sehingga tidak ada kemajuan yang didapat oleh individu tersebut.

Oleh karena itu dibutuhkan tujuan magang yang kuat yang dapat membawa diri kita ke arah perubahan yang positif agar magang tidak menjadi kegiatan yang sia-sia. Bagi saya, tujuan magang adalah agar memudahkan sekaligus sebagai gambaran awal saya di dunia kerja pada masa yang akan datang. Saya berharap selama proses magang ini, saya dapat mempelajari bagaimana cara membawa diri saya, agar lebih disiplin terhadap waktu dalam hal bisa membagi waktu untuk berbagai kegiatan saya, baik di dalam magang maupun di luar. 
 
Alasan kenapa saya memilih POTRET sebagai tempat magang adalah karena konsentrasi saya berada di jurusan Ilmu Komunikasi, sehingga membuat saya tertarik untuk mempelajari media lebih dalam tidak hanya secara teori, namun juga secara praktik . Saya yakin akan saya dapatkan di majalah POTRET ini. Alasan selanjutnya adalah saya ingin menjadi perantara atau perpanjangan tangan untuk masyarakat yang ingin menyampaikan kepada khalayak luas melalui POTRET, mengingat banyak media sekarang yang hanya mementingkan profit besar dengan mengesampingkan pendapat dan opini masyarakat.

Banyak hal yang terpikirkan dan ingin saya pelajari saat melihat tulisan ‘magang’ tertera di jadwal mata kuliah semester tujuh ini. Terlebih di jurusan Ilmu Komunikasi sangat mementingkan kemampuan untuk diaplikasikan dalam dunia kerja ke depannya. Sebagai awalan dari pengalaman saya di dunia kerja, saya ingin mendapatkan banyak pelajaran di POTRET, khususnya pada bagian menulis dan bidang periklanan yang akhir-akhir ini menarik perhatian saya agar mempelajarinya lebih dari apa yang telah diajarkan pada saat kuliah. Meskipun telah diberitahu bahwa iklan tidak begitu ada di POTRET, namun saya yakin tetap bisa belajar tentang ini karena sebuah media tidak akan pernah lepas dari periklanan. Karena media juga perlu dikenal oleh banyak orang, sehingga media tersebut dapat tetap hidup dan berjalan dengan adanya pembaca. 
 
Pada saat pertama kali saya ke POTRET, ada sesuatu yang menarik perhatian saya yaitu bagaimana majalah POTRET yang konten dan segmen pembacanya adalah perempuan, namun di belakangnya majalah ini dikelola oleh laki-laki dan itu membuat kesan kagum dan bangga secara bersamaan di benak saya. Hal ini juga menjadi motivasi yang kuat untuk saya bahwa laki-laki saja dapat mengeluarkan ide dan mengelola majalah perempuan dengan baik. Lalu kenapa saya yang sebagai perempuan dan tentunya lebih mengenal ruang lingkup tersebut tidak bisa?

Selain menginginkan pengalaman dan ilmu yang bermanfaat dari POTRET, saya juga berharap dapat berperan baik dan berguna untuk media ini. Hanya dalam waktu satu bulan ini saya berharap dapat menggunakan kembali apa yang telah saya dapatkan untuk ikut membangun dan menjalani majalah POTRET maupun Anak Cerdas. 
 
Mungkin terlihat sombong dan sangat percaya diri dengan keinginan-keinginan tinggi yang telah saya tulis sebelumnya mengingat saya belum banyak menulis dan kemampuan saya masih jauh dari kata cukup, namun saya berharap dengan tingginya impian dan keinginan saya dapat mengeluarkan usaha yang sama tingginya. Walaupun belum jelas hasil akhirnya akan seperti apa, tetapi apa yang paling penting untuk saya adalah bagaimana saya bisa melewatkan proses magang ini dengan maksimal dan benar-benar memakai kesempatan ini sebagai wadah dalam menuntut ilmu di luar dari waktu kuliah saya.

Membaca adalah kunci dari bagusnya sebuah tulisan. Seorang penulis terkenal tidak langsung kaya akan bahasa sejak mereka dilahirkan. Selalu ada proses dibalik kesuksesan seseorang, salah satunya adalah dengan membaca. Saya sadar bahwa waktu yang saya habiskan sampai saat ini sangat sedikit digunakan untuk membaca dan itu menjadi salah satu kekurangan terbesar dalam hidup saya. Bekerja di sebuah media tentu tidak akan jauh dengan tulisan, baik itu membuat tulisan sendiri maupun menyunting tulisan orang lain,. 
 
Semua itu dilakukan harus pada dasar ilmu yang telah didapat dari membaca dan berlatih. Oleh karena itu seiring dengan pelatihan-pelatihan yang akan diberikan di POTRET ini menjadi motivasi untuk saya agar lebih banyak membaca agar keinginan untuk memperbaiki tulisan dapat tercapai dengan lancar dan baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Potret