Kecanduan Smartphone di Kalangan Generasi Milenial

advertise here
Rate this posting:
{[["☆","★"]]}
>

Dok Pribadi

Oleh Salsabila Safira, 
Mahasiswa  Psikologi, Fakultas Kedokteran, Unsyiah Banda Aceh 
Smartphone adalah  perangkat elektronik yang digunakan untuk kebutuhan dalam internet, yang dimana smartphone saat ini dirancangdenganbegitu kompleks dan dalam seiiring berkembangnya teknnolgi komunikasi,  smartphone berkembang semakin canggih. Woyke (2014) menyatakan bahwa smartphone adalah telepon pintar yang dapat menjalankan sistem operasi terbuka yang dapat mengunduh aplikasi yang ditulis oleh pengembang dari luar. smartphone juga memiliki sejumlah fitur yang biasanya tidak digunakan oleh smartphonebiasa, seperti layar sentuh, tampilan dengan kualitas yang tinggi, browser berperforma internet lengkap, perangkat lunak canggih yang secara otomatis dapat menjangkau fitur e-mail, kamera dengan kualitas tinggi, serta pemutar musik dan video.
Hadirnyasmartphonesebagai salah satu dari kemajuan teknologi menyebabkan perubahan yang begitu besar pada kehidupan masyarakat khususnya remaja dengan segala peradaban dan kebudayaannya. Perubahan ini selain memberikan dampak positif pada kehidupan remaja juga memberikan dampak negatif yang mengancam perkembangan masa remaja. Segala macam kemudahan untuk mengakses informasi melalui smartphone membuat remaja seolah-olah menjadi kecanduan terhadap smartphone mereka.

Masyarakat saat ini, termasuk para remaja sedangdimanjakan oleh smartphonedengan berbagai macammereknya, smartphoneseperti iphone dan blackberry, serta notebook,Samsung dan lain sebagainnya. Berbagai macam merek semuapasti mereka  sudah ada. Mereka yang membuat smartphone merancang berbagai macam aplikasi dan   ragam model lainnya yang memudahkan masyarakat, serta remaja hingga orang dewasa untuk mengakses internet melalui smartphone yang mereka miliki.
Oleh sebab itu, para pencipta smartphone punsemakin canggih menciptakan aplikasi-aplikasi yang membuat konsumenya tergiur.  Karena  semua hal dapat digunakan dalam satu alat elektronik kecil ini, membuat hampir semua orang, terutama anak –anak generasi milenial selalu membawa smartphone di mana pun dan kemana pun mereka pergi. Coba perhatikan, apakah kita termasuk salah satu anak jaman sekarang yang mengalami kecanduan  smartphone?
Ya, hampir semua usia kini tidak bisa lepas dari penggunaan smartphone. Sebuah penelitian lembaga survei di Amerika Serikat menunjukkan bahwa Indonesia adalah pengguna smartphonenomor satu  di dunia dengan waktu pemakaian rata-rata 181 menit per hari. Posisi kedua ditempati oleh Filipina yang warganya menghabiskan 174 menit perhari, kemudian disusul oleh negara Cina, Brazil dan Vietnam (BBC News, 2014). Hampir senada dengan hal di atas, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengungkapkan pengguna smartphonedi Indonesia saat ini mencapai 63 juta orang. Dari angka tersebut, 95 persennya menggunakan internet untuk mengakses jejaring sosial, game onlinedan situs yang paling banyak diakses adalah Facebookdan Twitter(Kominfo, 2014).

Data statistik kominfo dentang survei kepemilikan smartphone oleh individu menurut umur dan jenis smartphone, bahwa usia tertinggi yang menggunakan smartphone adalah usia remaja dengan persentase 79.20% (Kominfo, 2014). Selain itu survei yang dilakukan CNN Indonesia pada Januari 2015 mencatat bahwa pengguna internet terbanyak berada pada rentang usia remaja sebanyak 49% dan jika dilihat dari status pekerjaan pelajar menduduki peringkat kedua sebagai pengguna internet (CNN Indonesia, 2016).

Kini smartphone menjadi sebuah alat yang popular di kalangan siswa, mahasiswa, sampai kalangan pekerja dewasa. Mereka hampir setiap hari meunggunakan smartphoneuntuk kebutuhannya masing-masing. Berbeda dengan orang-orang yang menggunakan smartphonebuat main-main. Memang kebanyakan smartphonedigunakan untuk referensi ketika sudah melakukan pekerjaan atau mengerjakan tugas, mereka yang pintar menggunakan smartphone a dengan baik dan menjadwal yang diutamakan dan mana yang harus ditunda terlebih dahulu.

Untuk mengakses internetdengan cepat,mereka akan lebih memilih smartphone dibawa kesekolah, kampus, hingga ke kantor-kantor. ketika malas membawa laptop, mereka akan memilih smartphone yang ringan dan mudah  mengakses internet. Berbeda dengan orang yang kecanduan smartphone, mereka akan lebih focus secara terus-menerus kepada smartphone  tersebut. Mereka bisalebih memilihberjam-jam mengunakan smartphoneuntuk facebook, twitter,instagram ataupun chatingseperti Whattsapp,LINE, dan sebagainnya. Dibandingkan mengerjakan tugas sekolah, tugaskuliah, tugas kerja atau pun tugas yang lainnya, mereka lebih mengedepankan smartphone.Khusus para remaja,smartphone bisa memicu pemakainya untuk terus-terusan bermain smartphone, terutama smartphoneyang dirancang aplikasi-aplikasi sangat menarikdan membuat individu menjadi lalai terhadap smartphone tersebut.

Ada beberapa dampak buruk yang akan kita alami ketika terlalu banyak menggunakan smartphone. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut: Pertama, terganggunya penglihatan. Radiasi layar smartphone memiliki dampak yang buruk bagi kesehatan mata terlalu lama dalam menatap layar smartphone, akan akan membuat mata menjadi lelah dengan lebih cepat sehingga dampak lainnya yang paling berbahaya yaitu merusak mata.

Kedua, Sakit Kepala. Apakah para pembaca sering merasakan sakit kepala karena kurang tidur? Jika iya, apakah penyebabnya karena smartphone? Hal tersebut bisa menjadi penyebab gangguan yang bikin kita sulit. Kesulitan  itu sendiri sebenarnya berasal dari pancaran lampu biru dari layar gadget yang ternyata dapat megubah proses alami tubuh.

Dampak yang kedua, merusak pendengaran. Mendengar musik di smartphone menggunakan earphone dengan volume yang tinggi merupakan hal berbahaya. Hal ini dapat menyebabkan pendengaran jadi terganggu atau bahkan bisa merusak gendang telinga. Ketiga, Kelainan Postur Tumbuh. Banyak orang yang sampai menundukkan kepala hingga terlalu berlebihan ketika sedang asyik mengunakan smartphone. Dengan melakukan hal tersebut secara terus menerus, maka akan merusak postur tubuh seseorang. Ke empat, mengurangi daya tanggap seseorang. Bukan hanya mempengaruhi fisik seseorang saja, namun keseringan bermain smartphone juga mengakibatkan fatl pada otak. Kelima, mengurangi interaksi sosial. Hal ini yang paling terlihat dari dampak penggunaan smartphone yang berlebihan. Tanpa disadari akan membuat kita tidak peduli dengan lingkungan sekitar. Ke enam, menyebabkan komplikasi penyakit .  Sangking serunya menggunakan smartphone, banyak pengguna yang menjadi malas untuk melakukan aktivitas yang membakar kalori. Hal tersebut akan berdampak pada naiknya tingkat obesitas pada kebanyakan masyarakat. Misalnya timbulnya gejala penyakit jantung dan stroke.

Click to comment