Menyemai Karakter Religius Dalam Bingkai Ramadhan

advertise here
Rate this posting:
{[["☆","★"]]}
>
Dok.Pribadi


Oleh: Dony Purnomo, S.Pd
Guru SMAN 1 Purwantoro Wonogiri Jawa Tengah

Momentum Ramadhan merupakan bulan yang istimewa bagi umat muslim di seluruh dunia. Pasalnya, pada bulan Ramadhan seluruh umat muslim di berbagai belahan dunia menjalankan ibadah puasa ramadhan. Bulan puasa merupakan bulan penuh berkah bagi seluruh umat muslim. Wujud keberkahan itu diwujudkan dalam bentuk peningkatan ibadah di bulan Ramadhan.
Momen Ramadhan merupakan waktu yang sangat pas dalam menyemai karakter religius pada peserta didik, karena biasanya saat Ramadhan ini atmosfer religius begitu kental di masyarakat. Awal Ramadhan berbagai kegiatan digelar untuk menyemarakkan Ramadhan dan saat Ramadhan aktivitas peribadahan juga meningkat dibandingkan dengan bulan selain Ramadhan.
Kegiatan yang dapat dilakukan untuk menyemai karakter religius adalah melalui kegiatan pesantren Ramadhan. Kegiatan pesantren Ramadhan dapat dikemas dalam waktu khusus yang disediakan oleh sekolah di sela-sela waktu pembelajaran. Kegiatan pesantren Ramadhan dapat diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan mulai dari tadarus Al quran, salat sunah, salat berjamaah dan penyampaian materi keagamaan.
Membaca Al Quran dilakukan untuk membiasakan peserta didik membaca ayat suci AL Quran sebagai pedoman umat islam dan mereka dapat memahami ayat demi ayat dari arti yang tertera dalam AL Quran. Selain itu dengan membaca ayat suci AL Quran akan memantik semangat peserta didik belajar untuk membaca AL Quran. Bagi peserta didik yang belum lancar diajari agar dapat lancar membaca AL Quran.
Dalam agama Islam banyak sekali ragam salat sunah, salah satunya adalah salat dhuha. Salat dhuha begitu banyak manfaatnya sebagaimana yang dijelaskan dalam sebuah hadis “Barangsiapa yang salat Dhuha dua rakaat, maka dia tidak ditulis sebagai orang yang lalai. Barangsiapa yang mengerjakannya sebanyak empat rakaat, maka dia ditulis sebagai orang yang ahli ibadah. Barangsiapa yang mengerjakannya enam rakaat, maka dia diselamatkan di hari itu. Barangsiapa mengerjakannya delapan rakaat, maka Allah tulis dia sebagai orang yang taat. Dan barangsiapa yang mengerjakannya dua belas rakaat, maka Allah akan membangun sebuah rumah di surga untuknya.” (HR. At-Thabrani). Dari kutipan Alhadis tersebut dapat digunakan untuk memantik semangat peserta didik dalam beribadah sunah.
Salat berjamaah untuk membiasakan peserta didik disiplin dalam beribadah wajib. Mengingat salat wajib adalah rukun Islam yang harus dilaksanakan, sehingga untuk dapat membiasakannya diperlukan upaya yang sungguh-sungguh serta konsekuen agar peserta didik terbiasa untuk melaksanakan salat berjamaah.
Penyampaian materi keagamaan dapat dilakukan dengan pemberian pemahaman mengenai keagamaan yang baik secara akidah, maupun muamalah agar peserta didik dapat memahami agama Islam secara utuh dan dapat meningkatkan pemahaman agama peserta didik.
Mari manfaatkan momentum Ramadhan ini dengan sebaik-bainya. Jangan lewatkan momentum ini begitu saja dan semoga semangat untuk menanamkan karakter religius pada peserta didik juga bernilai ibadah baik dari peserta didik maupun pada para pendidik.

Click to comment