IGI Aceh Jaya Memberikan Penghargaan Kepada Guru Penulis

advertise here
Rate this posting:
{[["☆","★"]]}
>

Calang, 02/05/19. Peringatan hari pendidikan Nasional (Hardiknas) Kabupaten Aceh Jaya diwarnai oleh berbagai macam acara selain upacara. Dalam acara tersebut juga  memberikan apresiasi berupa piagam penghargaan dan sejumlah uang kepada guru dan siswa yang telah memajukan pendidikan di Aceh Jaya. Pemberian penghargaan dilaksanakan usai upacara di depan Kantor Bupati Aceh Jaya, Calang, Kamis (02/05/2019)

Salah satu piagam penghargaan diberikan kepada guru-guru yang telah berdedikasi sebagai pegiat literasi kabupaten Aceh Jaya yang berhasil menerbitkan karyanya dalam bentuk buku. Mereka adalah Usmady Arafat (Ilunia dan Ie Beuna), Ernal Nofriandi, S.Pd (Belajar Asyik Sistem Kelistrikan Body Kenderaan Ringan, Belajar Asyik Sistem Kelistrikan Mesin Kenderaan Ringan, dan Pekerjaan Dasar Otomotif), Viza Suhanna, M.Pd., M.TeSOL  (Interaction in Language Learning, dan Interaksi dalam Pembelajaran Bahasa), Maitanur, S.Pd, M.M (Ie Kulat Laot), Emi Juraida, S.Pd (Sembari Fajar), Aidaryani, S.Pd (Desember Terakhir di Ibu Kota), Fauziah, S.Pd.I (Common Expressions for Easy Speaking), Sabariah, S.Pd SD (Satu Pesan), dan Nuriana S.Pd, dkk (Aceh Jaya Bercerita kumpulan kisah inspiratif guru dan siswa Aceh Jaya).

Buku-buku tersebut merupakan hasil pelatihan Sagusaku dan Sagusata yang dilaksanakan oleh IGI Aceh Jaya Tahun 2017 dan 2018 lalu. Piagam penghargaan literasi IGI diserahkan oleh Bupati Aceh Jaya, Wakil Bupati Aceh Jaya, Sekda Aceh Jaya serta turut didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh Jaya dan SKPK lainnya.

Ketua IGI Aceh Jaya Maswadi mengungkapkan, pemberian penghargaan tersebut bertujuan untuk memacu semangat dan meningkatkan motivasi guru-guru penulis Aceh Jaya dalam memajukan pendidikan melalui literasi.

“Penghargaan ini kami berikan sebagai salah satu langkah awal untuk memajukan literasi dalam bidang pendidikan.  Alhamdulillah kita merasa bangga atas hasil karya para panulis alumni Sagusaku IGI Aceh Jaya. Semoga dapat menginspirasi guru lainnya untuk bisa berkarya.  Dan ke depan IGI akan terus konsisten dalam menggiatkan gerakan literasi di Aceh Jaya, sehingga bisa melahirkan lebih banyak lagi penulis yang profesional di Aceh Jaya.”

Click to comment