Setianya Cinta

advertise here
Rate this posting:
{[["☆","★"]]}
>

Oleh Jumriah Katutu
Berdomisili di Makassar, Sulawesi Selatan
dok.Caping.co.id

Tista adalah si panikan yang gampang emosi. Ia perempuan  usia 19 tahun yang sangat ambisius dalam segala hal. Apalagi tentang keinginannya sebagai penulis, meski semua orang bilang penulis tidak  punya masa depan yang baik. Penulis  itu profesi yang tidak jelas. Tetap  tidak mengurungkan niatnya menjadikan bidang itu sebagai profesinya. Lambat  laun,  akhirnya dia sadar bahwa tidak  semua yang kita inginkan itu bisa kita dapatkan. Terkadang, kita harus gagal untuk mengerti akan  arti kehidupan.
Dan seseorang hadir mengajarkan tentang arti hidup, sebut saja namanya Pratama, teman kecil yang sudah 2 tahun ini mengisi ruang- ruang kosong dihati. Panjang ceritanya. Mereka mulai menamai hubungan mereka pacaransejak 20 Februari 2010. Menurutku Pratama adalah pria paling bijaksana yang pernah dikenal sampai detik ini, pria paling easy going setelah Ayah.
Menjalani hubungan yang cukup susah menurutku dengan kenyataan Long Distance Relationship (LDR) tidaklah mengurungkan niat mereka untuk tetap berbagi ekspresi bersama. Tidak banyak yang tahu, hanya mereka berdua,keluarga mereka dan Tuhan yang tahu. (sebelum ada status berpacaran di pesbuk)
Singkat cerita..
Waktu itu Tista harus menerima kenyataan bahwa dia tidak akan meninggalkan daerahnya sebelum S1.  Itu adaalh salah satu kenyataan terburuk yang harus diterimanya. Karena hal itu sama saja dengan memperpanjang hubungan LDR mereka. Tapi okelah, jodoh tak bakalan kemana guys. Ambil saja hikmahnya, berhubungan jauh begini menghindarkan kita dari godaan zina kecil maupun zina besar.  mereka menjalaninya dengan sangat baik,hubungan yang sangat sehat.
Dan malam itu, malam pertengahan Januari 2011, dia bercerita sesuatu pada Pratama. Dia bercerita bahwa dia mengidolakan seorang senior Diceritakan semua keistimewaan, seolah-olah dia jatuh cinta padanya. Namun dia sedikit kceewa mendengar responnya, bayangkan saja Pratama  bilang :
 Yah memang sudah sewajarnya kalau junior seperti kamu suka pada senior yang menurutmu kece, tapi nantii juga lupa sendirikatanya santai..
saya kecewa, seharusnya kamu marahjawabku datar
marah? Kenapa harus marah? Kau hanya mengidolakannya, bukan mencintainya, jadi kenapa harus marahjawabnya lagi
tapi kan nanti lama-lama juga, kalau  suka, atau selain dia, itu sudah selingkuh namanya(perkataan konyol dari seseorang yang ingin sekali dicemburui)
Selingkuh? kalaupun kau suka padanya, itu  berpaling, bukan selingkuh. Selingkuh itu hanya untuk pasangan yang sudah menikah,kalau pacaran, itu bukan selingkuh namanya, tapi  mencari yang lebih baik
Apa bedanya selingkuh dan berpaling?tanyaku bingung
jelas beda, kalau berpaling ya, seperti yang saya katakan tadi, hanya mencari yang lebih baik sebelum dia memutuskan untuk bersama selamanya. Nah kalau selingkuh berarti dia berkhianat. Tadi saya bilang selingkuh itu hanya untuk orang yang sudah menikah kan? Kerena dia sudah sampai menikah, jadi pasti menurutku itulah pasagan yang terbaik. Jadi,  pas pacaran dia tidak berpaling lagi,dan akhirnya menikahi perempuan itu, kalau akhirnya dia mencari yang lain itulah perselingkuhan, sebuah penghianatanjawabku panjang lebar
            jadi, kalau pacaran, terus dia berpaling itu bukan pengkhianatan donk?
            ialah,hanya pasangannya saja yang merasa dkhianati. Pacaran itu belum mengikat apapun. Jadi kalau si perempuan mau diapain aja pas pacaran, dia rugi besar  dan dia bodohkataku menjelaskan.
            hmm,,lalu kenapa kamu tidak marah? Kalau misalnya saya berpaling di sini?tetap maksa.
            saya tidak pernah khawatir kalau kamu berpaling, karena di sini saya juga tidak punya pikiran untuk itu, Jadi saya yakin kamu juga tidak akan seperti itu. Aku percaya kita tidak akan mendapat balasan dari apa yang kita tidak lakukan
            Lalu,apa yang membuat saya yakin kalau kamu juga tidak akan berpaling?tanyaku lagi
            karena, hidup itu adalah pilihan dan pilihan saya adalah kamu,dan kerena saya laki-laki, jadi saya tidak mungkin mengkhianati plihan saya
            Lalu, kenapa harus memilihku,? karena kita teman kecil?
            tidak tahu,,aku tidak tahu kenapa memilihmu. Mungkin itu juga kenapa aku tidak tahu bagaimana caranya berpaling darimu. Aku adalah orang yang selalu bertindak dengan hati nurani, dan hati nurani itu tidak pernah salahkatanya lagi. Sebelum akhirnya kami menutup pembicaraan yang akhirnya menjadi pembicaraan serius itu.
Percakapan singkat, namun membuat Tista belajar dan tahu akan arti dari kata berpacaran dan perselingkuhan yang seolah-olah menjadi kata antonim selama ini.
Darii percakapan panjang itu jugalah lahir sebuah izin dari Pratama, izin  bahwa Tista boleh menyukai siapapun, mengagumi senior manapun, karena itu sebuah kewajaran, untuk menebus kesalahan, karena dia tidak bisa selalu ada untuk menemani Tista tertawa dan berbagi cerita katanya. Tetapi  tidak satupun yang bisa benar-benar membuat Tista berpaling sampai saat ini. 
Tista  berjanji tidak boleh lagi menyukai siapapun, atau melirik siapapun, karena dia sudah yakin untuk menyikapi hubungan ini lebih serius, yang lebih dewasa.
Dan tepat hari ini dia berjanjii untuk tidak bersikap kekanak-kanakan lagi. Dia akan mencoba untuk lebih dewasa, meskii kemrin sempat ada satu nama yang membuat diagalau.  Tapi akhirnya dia sadar bahwa orang yang selama ini setiap malam aku ceritakan pada Tuhan saat dia sedang terlelap dalam tidur adalah Pratama. Nama-nama yang sempat hadir itu hanyalah tokoh pelengkap atau pemeran pembantu dalam lembaran cerita Novel hidupnya.
Dan akhirnya Tista sadar bahwa 19 tahun, bukan usia yang remaja lagi untuk sekadar cinta-cinta monyet.  Dan 19 tahun bukan lagii usia yang serasi untuk sikap panikan yang gampang emosii .. Jadilah perempuan yang sering kau ceritakan di setiap ceritamu sejak saat ini, sebelum semuanya terlambat. 

Click to comment