Ayah

advertise here
Rate this posting:
{[["☆","★"]]}
>

Oleh Naila Arifa
Siswa MAS Ruhul Islam Anak Bangsa 


Ku berdoa di atas permukaan sajadah
Pikiranku seketika menjelajah 
Teringat semua jerih payahmu ayah 
Yang tak akan pernah kulupakan 
                    Subuh yang menjadi saksi
                    Diiringi hujan-hujan yang deras
                    Kuteringat ayah yang selalu menemaniku 
                    Hingga aku terlelap ke alam mimpi 
Perlahan angin-angin berhembus ke arahku 
Seakan berbisik suatu hal yang menyakitkan 
Memori kepergian tentang ayah 
Yang meninggalkan luka di hatiku
                    Sepatah kata yang pernah kau ucap 
                    Tentang keinginanmu melihat kesuksesanku
                    Namun saat impian itu telah ku genggam 
                    Kau meninggalkanku bersama impian yang terasa tak berarti lagi 
Keheningan subuh membuatku merasa semakin kesepian 
Terpuruk dalam kesendirian yang menyakitkan 
Aku selalu berdoa kepada yang Maha Esa 
Agar mempertemukan kita walau hanya sebatas alam mimpi
                    Tekadang aku merasa iri terhadap mereka
                    Yang masih bisa merasakan pelukan dan kasih sayangmu
                    Namun aku hanya bisa melihat pusaramu
                    Tapi tak pernah bisa menggapaimu lagi 
              

Click to comment