ENTERPRENEURSHIP BAGI KAUM MILLENIAL

advertise here
Rate this posting:
{[["☆","★"]]}
>

Oleh  SUCI WAHYUNI
Mahasisswa Prodi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi Bisnis Islam (FEBI)
UIN Ar-Raniry. Banda Aceh

            Pada zaman sekarang, teknologi sangatlah berpengaruh dalam setiap kegiatan. Pembelajaran teknologi informasi  menjadi sangat penting untuk generasi  revolusi industri 4.0 dan pengaruhnya juga sangat besar. Pada zaman yang serba mudah saat ini, tanpa kita sadari bahwa revolusi industri hampir dan bahkan sudah mengalahkan tenaga kerja manusia. Semua hampir digantikan oleh teknologi. Perkembangan pesat teknologi dapat dilihat dalam masyarakat kita di Indonesia saat ini. Penggunanya mulai dari kalangan anak-anak, sampai lansia, karena mereka menganggap serba mudah, cepat, dan tidak ribet. Tanpa kita sadari berkembangnya teknologi di sekeliling kita saat ini memberikan dampak yang positif dan juga dampak yang negatif. Salah satunya adalah hilangnya karakter moral bagi anak-anak yang sudah mulai mengaplikasikan gadget mereka dan mulai merasa tidak perlu lagi guru dan nasihat orang tua. Hal ini sangat disayangkan karena di balik kemudahan yang kita dapatkan saat ini, ada satu hal yang hilang dari  anak bangsa kita.
Sebagai generasi yang hidup di era serba digital saat, kebutuhan dan aktivitas yang serba cepat tidak bisa dikeluarkan dari perkembangan teknologi. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa Indonesia sebagai negara pertumbuhan bisnis digital paling cepat dan sudah menjadi rahasia umum bahwa teknologi menawarkan banyak kemudahan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Mau pesan ojek, membeli makanan, beli baju, beli tiket dan booking kamar hotel pun, sudah bisa semua dilakukan menggunakan teknologi hanya dengan klik saja. Begitu banyak kemudahan yang kita dapat tanpa harus melakukannya sendiri. 
Jadi peran generasi millenial dalam perkembangan teknologi di Indonesia harus diacungkan jempol. Mereka sangat antusias dalam menyambut kemudahan yang serba digital. Di sinilah peluang bagi seorang pengusaha, harus mampu bertahan di era milennial dengan mengikuti alur perkembangan zaman, agar tidak ketinggalan zaman dengan menggunakan teknologi digital dalam mengembangkan usahanya tersebut. Enterpreneurship adalah sebuah ilmu kewirausahaan yang berhak untuk diketahui semua orang. Apalagi generasi milenial, agar mereka bisa membuka lapangan pekerjaan nantinya untuk  mengatasi masalah pengangguran yang ada di Negara kita. 
Jadi dengan ilmu enterprenuership, akan membantu memudahkan para pengusaha-pengusa muda dalam berbisnis dengan didukung inovasi yang serba digital saat ini.Enterpreneurship menurut awam hanyalah sebuah bisnis yang di dalamnya terdapat orang-orang sukses. Sekarang kita ubah mindset itu.  Apa yang orang awam amati tidak benar, kita buat bahwa ilmu enterpreneurship itu adalah sebuah ilmu yang harus dipelajari oleh semua pebisnis, mau itu pemula ataupun yang sudah lama terjun dalam dunia bisnis. Menjadi pengusaha yang sukses butuh perjuangan yang ekstra dan juga pengorbanan yang luar biasa bersar.  Sebab, enterpreneurship menurut para ahli seperti yang dimaknai oleh Tomas W Zimmerer (1996)  bahwa kewirausahaan adalah suatu proses penerapan kreativitas dan keinovasian dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan usaha.Menurut Soeharto Prawiro (1997) kewirausahaan adalah suatu nilai yang dibutuhkan untuk memulai usaha dan mengembangkan usaha. 
Robin (1997) mendefinisikan kewirausahaan itu suatu proses yang dilalui oleh seseorang yang bertujuan untuk mengejar peluang/kesempatan yang akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup melalui suatu inovasi, tanpa memperhatikan sumber daya yang mereka atur. 
Itulah beberapa pengertian entrepreneurship menurut para ahli yang sudah memberikan pemahaman kepada kita. Namun perlu diingat bahwa yang nemanya entrepreneurship itu juga bukan hanya terkait usaha, atau bisnis dalam bentuk dagang, tetapi lebih luas dari itu. Oleh sebab itu, memang sudah seharusnya p[ara mahasiswa mau belajar dan mengembangkan ilmu dan ketrampulan di bidang ini.
Apalagi di era millennial dan digital seperti saat ini, persaingan di dunia kerja semakin ketat dan jumlah lapangan pekerjaan pun semakin sedikit. Terlebih dengan adanya MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) yang memungkinkan kita berkompetisi dengan pekerja asing. Hal ini tentu saja membuat generasi millennial harus siap menghadapi berbagai tantangan karier yang semakin berat.Di sinilah kita perlu belajar menjadi seorang enterpreneur yang sukses dan juga mulai berfikir lebih luas dalam menciptakan inovasi baru dari teknologi digital, sehingga menjadi ladang tampat orang-orang yang tidak mempunyai pekerjaan. Dalam sisi lain, kita berhasil mengurangi tingkat pengangguran yang ada di Indonesia. Dengan mempergunakan ilmu enterpreneurship dengan menggabungkan genaerasi milenial di era yang serba digital ini.
Memilih menjadi seorang entrepreneur adalah tepat, karena sekecil apapun usaha yang kita jalankan, kita adalah bosnya, namun sebesar apapun jabatan yang kita miliki kita tetap seorang pekerja. Menjadi seorang entrepreneur itu hal yang unik dan sangat menyenangkan, karena kita menjadi seorang pengusaha dapat menentukan sendiri waktu libur yang kita inginkan, berbeda dengan pekerja yang bekerja dengan pemerintah maupun swasta.
Namun banyak orang yang gagal menjadi usaha yang sukses karena di saat mereka rugi, maka mereka akan berfikir bahwa terlalu sulit untuk berbisnis seperti pengusaha-pengusaha yang sudah dikenal banyak orang. Tanpa mereka sadari bahwa jika ingin menjadi pengusaha yang sukses kita harus jatuh dulu, baru kita tahu celahnya, karena bunga butuh waktu untuk berkembang. Bukan hanya itu,  menjadi seorang pengusaha itu luar biasa, kita bisa bekerja dengan santai semua persoalan kita yang atur. 
Kalau ingin menjadi seorang pengusaha suskses, ada banyak kita yang bisa kita replikasikan. Kita perlu membangun kiat sukses.  Kiat sukses untuk menjadi pengusaha yang sukses tentu harus memiliki banyak ide baru,  mau mengasah bakat dan minat yang kita miliki, harus lebih tekun dalam menjalankan usaha kita saat ini. Jangan takut berbuat salah, karena pada dasarnya tidak akan ada kebenaran tanpa adanya kesalahan. Maka, berbicara tentang bisnis/usaha, penulis sendiri  berkeinginan untuk membuka usaha di bidang supermarket buah, yang nantinya semua buah yang saya sale adalah buah-buah dengan kualitas yang tidak mengecewakan dan harga yang terjangkau. Dilayani oleh  karyawan yang andal. Selain menyediakan buah berkualitas tinggi, di ruang yang nyaman dan wangi. Hal ini penting, karena selera konsumen di era revolusi industry sudah sangat tinggi. Untuk itu, system penjualan akan mengikuti perkembangan zaman, menyesuaikan dengan revolusi industry 4.0 yang cocok bagi kaum milenial kini dan di masa depan.

Click to comment