Warga Desa Babakan Ramai Membuat Kluthuk.

advertise here
Rate this posting:
{[["☆","★"]]}
>



Banyumas- 250 kluthuk atau sarang lebah dibuat oleh sedikitnya 66 warga Desa Babakan. Mereka terdiri dari pemuda, pengangguran, kaum disabilitas, dan warga sekitar.

Kluthuk tersebut nantinya akan menjadi ladang ekonomi, yaitu dengan bertani lebah madu lokal dan difokuskan di Grumbul Pejaten.  Pengerjaan tersebut dilaksanakan dalam kurun waktu 8 hari, terhitung sejak Senin, 14 Oktober 2019 silam.

Adapun pelaksanaannya masuk ke dalam program Kementerian Ketenagakerjaan yaitu padat karya produktif tahun 2019 dan dikelola oleh Kelompok Tani Sumber Rejeki Desa Babakan Kecamatan Karanglewas, Banyumas.

Menurut Ali Maksus selaku koordinator program padat karya produktif Desa Babakan, kegiatan tersebut difokuskan pada pembuatan kluthuk atau rumah lebah madu yang terbuat dari kayu, "jadi para pekerja membuat kluthuk yang terbuat dari kayu dan mereka memotong dan merangkainya sebanyak 250 buah," ungkap dia.

"Pada saat pengerjaan juga diawasi oleh pengawas teknis dan tenaga ahli. Selain itu juga dihadiri oleh Pemerintah Desa Babakan dan stekholder setempat, Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa, dan beberapa yang lainnya," tambah Ali yang juga sebagai ketua Karangtaruna Kamandaka XII Desa Babakan.

Rofiq Mahbub, selaku ketua Kelompok Tani Sumber Rejeki menambahkan sebelum pelaksanaan program padat karya tersebut, para pekerja sudah diberikan pengarahan teknis melalui rembug warga, "saat rempug warga, kemarin lusa, kami juga membahas rencana ke depan dan langkah apa saja yang bisa dilakukan bersama guna meningkatkan produktivitas serta mengurangi angka pengangguran yang ada di Desa Babakan," pungkasnya saat pelaksanaan, Selasa (15/10/2019).

Click to comment