Langsung ke konten utama

Ustaz Masrul Aidi Isi Dialog Dakwah Ramadan di Balai Kota



Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh mengadakan Dialog Dakwah Ramadan di Aula Madani, Balai Kota, Rabu (31/5/2017). Kajian Ramadan perdana yang diisi oleh pemateri Ustaz Masrul Aidi ini dihadiri oleh para pegawai dan pejabat SKPK di lingkungan Pemko Banda Aceh.

Wali Kota Banda Aceh Hj Illiza Sa`aduddin Djamal dalam sambutannya mengatakan walaupun dakwah ini dikhususkan untuk pejabat SKPK dan pegawai Pemko, namun juga terbuka untuk umum. Selain Dialog Dakwah, Pemko Banda Aceh juga mengadakan Safari Ramadhan ke sejumlah masjid dengan membawa penceramah ternama. "Ada pula Dakwah Daiyah yang dikuhususkan bagi ibu-ibu."

Illiza melanjutkan, semua rangkaian kegiatan dakwah yang diadakan Pemko Banda Aceh akan berakhir pada 20 Ramadan nanti. Kemudian pada 10 Ramadan terakhir masyarakat Banda Aceh dianjurkan untuk mengikuti Qiyamul Lail yang diadakan di Masjid Al-Makmur Lampriet serta beberapa masjid lainnya.

“Dakwah harus terus-menerus kita lakukan, karena dengan dakwah saya yakin dan percaya kita yang punya keterbatasan dan kekurangan akan mendapat hidayah dari Allah. Kegiatan Dakwah Ramadan ini semoga benar-benar akan melatih kita menjadi hamba Allah yang baik,” kata Illiza.

Illiza mengatakan umat Islam harus bersyukur karena masih dipertemukan oleh Allah dengan Ramadan tahun ini. Ia pun mengajak masyakarakat Banda Aceh untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan di bulan Ramadan ini. “Sangat tidak beruntung jika tidak beribadah di bulan puasa, karena Allah melipatgandakan amalan kita hingga 70 kali lipat,” ujarnya.

Puasa Membentuk Akhlak Mulia

Ustaz Masrul Aidi dalam kajian dakwah ini membahas tentang pembentukan akhlak melalui puasa Ramadan. Ia mengatakan puasa Ramadan dan segala amal ibadah yang dilakukan dalam bulan mulia ini akan membentuk pribadi akhlak mulia.

“Dalam Ramadan kita hanya mengganti siklus kebiasaan kita sehari-sehari. Biasanya kita makan di malam siang hari dan beristirahat pada malamnya. Sedangkan dalam Ramadan kita kita berpuasa dari semenjak fajar hingga matahari terbenam dan menghidupkan malam dengan ibadah-ibadah,” ujar pimpinan Pondok Pesantren Modern Babul Maghfira ini.

Masrul mengatakan Ramadan akan melatih manusia untuk berkomitmen karena dalam bulan ini Allah telah menerapkan aturan-aturan di luar kebiasaan dalam bulan-bulan lainnya.

“Dalam Ramadan kita harus menahan lapar dalam sebulan dan melaksanakan Tarawih secara rutin dalam sebulan. Di sinilah kita dilatih untuk berkomitmen dan konsisten. Biasanya orang yang sulit menjaga komitmen akan sulit sukses dunia dan akhirat,” imbuhnya.

Selain itu, lanjutnya, dalam berpuasa kita juga melatih kejujuran, karena semua ibadah yang diwajibkan di bulan suci ini hanya Allah yang tahu apakah dilaksanakan apa tidak.

"Dari contoh-contoh tersebut itulah keterkaitan antara puasa Ramadan dan pembentukan akhlak. Siapa yang melakukan ibadah di bulan Ramadan dengan baik maka akhlaknya akan semakin baik," tutupnya. (Hfz)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sucikan Hati Dan Jiwa Dengan Berkurban

  Oleh Cut Putri Alyanur Berdomisili di Jakarta    Tanggal 10 Djulhijjah 1442 Hijriah, bertepatan dengan tanggal 20 Juli 2021. Umat Islam di seluruh dunia, merayakan Hari Raya Idul Adha dengan penuh sukacita. Suara takbir, menggema di setiap penjuru Nusantara, walau di beberapa tempat, Idul Adha di arah kan oleh Pemerintah Indonesia untuk di rayakan di rumah saja. Begitupun dengan kami, masyarakat Aceh perantauan yang melaksanakan Idul Adha, di Jakarta. Pandemi Covid-19, hingga saat ini tak mau berkompromi, meski penyebarannya sudah memasuki tahun ke – 2, sejak bulan  Maret tahun 2021. Hari Raya Idul Adha juga senada dengan pelaksanaan kurban, dan menjadi sangat berharga bila kedua ritual ibadah ini, bisa dilakukan saat menunaikan ibadah rukun Islam yang ke – 5, berhaji ke Baitullah. Bila sedang tidak berhaji pun, ibadah kurban sangat mulia untuk di laksanakan, guna meningkatkan keimanan dan kepekaan sosial terhadap sesama. Berkurban berarti meneladani ketaatan yang di lakukan oleh Nab

EMPAT CARA MENSYUKURI NIKMAT ALLAH SWT

Foto : dok.Pribadi Oleh   Hendra Gunawan, MA Dosen Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum IAIN Padang Sidimpuan, Sumatera Utara Allah SWT sudah begitu banyak memberikan nikmat-Nya kepada kita, sehingga apabila kita renungi lebih dalam maka sungguh akan terekam dalam memori kita sudah begitu banyak nikmat yang Allah SWT anugrahkan kepada kita, maka tidak heran apabila dalam sebuah ayat al-Qur’an Allah SWT menegaskan pada surah an-Nahl ayat 18 yang menegaskan bahwa apabila kita menghitung-hitung nikmat Allah SWT niscaya kita tidak dapat menghitung jumlahnya . Sebagaimana disebutkan para ulama, andaikan ranting-ranting kayu yang ada di seluruh hutan belantara dikumpulkan dan dijadikan sebagai pena, lalu sungai dan lautan yang ada didunia ditimbah untuk dijadikan sebagai tintanya serta dedaunan-dedaunan yang ada diseluruh pnjuruh dunia dikumpulkan untuk dijadikan sebagai kertasnya niscaya kita akan cukup untuk menghitung nikmat-nikmat yang telah dianugrahkan Allah SWT kepada kita.

DUTA WISATA BIREUN BERWISATA ARUNG JERAM DI KRUENG PEUSANGAN

Bireun, Potretonline.com. Rabu (24/7/19) Duta Wisata Kabupaten Bireuen 2019 didampingi Rizal Fahmi selaku Ketua Ikatan Duta Wisata Kabupaten Bireuen baru saja melakukan kegiatan arung jeram bersama team Bentang Adventure. Bentang adventure merupakan operator wisata yang digagas oleh pemuda-pemuda Bireuen yang peduli terhadap lingkungan, alam serta potensinya. Salah satu potensi alam tersebut adalah arung jeram. Kegiatan arung jeram ini dilakukan sebagai bentuk dukungan penuh Duta Wisata terhadap potensi wisata yang ada di Kabupaten Bireuen. Lokasi arung jeram ini berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Peusangan Kecamatan Juli. Jalur pengarungan ini memakan waktu selama lebih kurang empat jam, yang kemudian berakhir di desa Salah Sirong. Tidak hanya arus sungai yang menjadi daya tarik arung jeram ini, karena jika beruntung kita juga akan menjumpai langsung gajah liar yang sedang bermain di samping aliran sungai.  Cut Rizka Kamila selaku Duta Wisata terpilih 2019 me