Langsung ke konten utama

DWP Kota Banda Aceh Gelar Seminar Kecerdasan Remaja



Banda Aceh – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Banda Aceh mengadakan Seminar Kecerdasan Remaja, Rabu (2/8/2017) di Aula Gedung C Balaikota Banda Aceh. Acara ini diikuti oleh ibu-ibu pengurus DWP kota Banda Aceh.

Mengusung tema “Melalui Seminar Membangun Kecerdasan Remaja Kota Banda Aceh, Kita Siapkan Generasi Hebat dan Gemilang”, acara ini dibuka langsung oleh ketua DWP Banda Aceh, Ny Buraida Bahagia.

Dalam sambutannya, Buraida mengatakan pemilihan tema tentang remaja ini karena remaja merupakan generasi selanjutnya dan mereka calon pembawa perubahan. Oleh karena itu sebagai orang tua, ibu-ibu harus banyak belajar bagaimana mendidik remaja dengan baik.

“Remaja sekarang cenderung lebih sulit diatur, apalagi perkembangan zaman dan teknologi sekarang membuat para orang tua lebih sulit mengontrol anak-anaknya. Oleh karena itu ibu-ibu perlu banyak belajar tentang bagaimana cara mendidik mereka dengan benar,” ujar istri Sekdako Banda Aceh tersebut.

Selain itu, Ny Buraida berharap orang tua selalu membangun citra positif dalam keluarga, sehingga anak-anak selalu berpikiran positif. “Jika kita selalu berpikiran negatif, maka pola pikir anak pun akan cenderung negatif.”

Buraida mengakui bahwa perkembangan remaja sekarang berbeda dengan dulu. Maka, ia mengingatkan pola asuh anak dulu tidak dapat semuanya dapat diadopsi untuk saat ini.

Buraida juga mengharapkan ibu-ibu terus menambah pengetahuan tentang cara mendidik anak, baik dengan membaca ataupun mengikuti seminar-seminar tentang pendidikan remaja.

“Mari terus membangun kecerdasan remaja dengan baik, untuk menciptakan generasi yang tangguh, hebat, dan gemilang,” harap Buraida.

Seminar ini diisi oleh seorang Psikolog muda, Muhammad Maryudi. Dalam materinya ia menyinggung orang tua yang menyuruh ibu untuk mengasuh anak. Hal tersebut dianggapnya telah melanggar anjuran agama, yaitu orang tua seharusnya dijadikan layaknya raja, malah diperlakukan seperti pembantu.

Muhammad Maryudi mengajak ibu-ibu DWP Banda Aceh agar selalu melibatkan Allah dalam mendidik anak dan segala permasalahan keluarga.

“Jika hari ini kita sering menghadapi kenakalan anak-anak kita, mari kita merenungi bagaimana perlakuan kita terhadap orang tua kita dulu,” ujar Maryudi. (hfz).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sucikan Hati Dan Jiwa Dengan Berkurban

  Oleh Cut Putri Alyanur Berdomisili di Jakarta    Tanggal 10 Djulhijjah 1442 Hijriah, bertepatan dengan tanggal 20 Juli 2021. Umat Islam di seluruh dunia, merayakan Hari Raya Idul Adha dengan penuh sukacita. Suara takbir, menggema di setiap penjuru Nusantara, walau di beberapa tempat, Idul Adha di arah kan oleh Pemerintah Indonesia untuk di rayakan di rumah saja. Begitupun dengan kami, masyarakat Aceh perantauan yang melaksanakan Idul Adha, di Jakarta. Pandemi Covid-19, hingga saat ini tak mau berkompromi, meski penyebarannya sudah memasuki tahun ke – 2, sejak bulan  Maret tahun 2021. Hari Raya Idul Adha juga senada dengan pelaksanaan kurban, dan menjadi sangat berharga bila kedua ritual ibadah ini, bisa dilakukan saat menunaikan ibadah rukun Islam yang ke – 5, berhaji ke Baitullah. Bila sedang tidak berhaji pun, ibadah kurban sangat mulia untuk di laksanakan, guna meningkatkan keimanan dan kepekaan sosial terhadap sesama. Berkurban berarti meneladani ketaatan yang di lakukan oleh Nab

EMPAT CARA MENSYUKURI NIKMAT ALLAH SWT

Foto : dok.Pribadi Oleh   Hendra Gunawan, MA Dosen Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum IAIN Padang Sidimpuan, Sumatera Utara Allah SWT sudah begitu banyak memberikan nikmat-Nya kepada kita, sehingga apabila kita renungi lebih dalam maka sungguh akan terekam dalam memori kita sudah begitu banyak nikmat yang Allah SWT anugrahkan kepada kita, maka tidak heran apabila dalam sebuah ayat al-Qur’an Allah SWT menegaskan pada surah an-Nahl ayat 18 yang menegaskan bahwa apabila kita menghitung-hitung nikmat Allah SWT niscaya kita tidak dapat menghitung jumlahnya . Sebagaimana disebutkan para ulama, andaikan ranting-ranting kayu yang ada di seluruh hutan belantara dikumpulkan dan dijadikan sebagai pena, lalu sungai dan lautan yang ada didunia ditimbah untuk dijadikan sebagai tintanya serta dedaunan-dedaunan yang ada diseluruh pnjuruh dunia dikumpulkan untuk dijadikan sebagai kertasnya niscaya kita akan cukup untuk menghitung nikmat-nikmat yang telah dianugrahkan Allah SWT kepada kita.

DUTA WISATA BIREUN BERWISATA ARUNG JERAM DI KRUENG PEUSANGAN

Bireun, Potretonline.com. Rabu (24/7/19) Duta Wisata Kabupaten Bireuen 2019 didampingi Rizal Fahmi selaku Ketua Ikatan Duta Wisata Kabupaten Bireuen baru saja melakukan kegiatan arung jeram bersama team Bentang Adventure. Bentang adventure merupakan operator wisata yang digagas oleh pemuda-pemuda Bireuen yang peduli terhadap lingkungan, alam serta potensinya. Salah satu potensi alam tersebut adalah arung jeram. Kegiatan arung jeram ini dilakukan sebagai bentuk dukungan penuh Duta Wisata terhadap potensi wisata yang ada di Kabupaten Bireuen. Lokasi arung jeram ini berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Peusangan Kecamatan Juli. Jalur pengarungan ini memakan waktu selama lebih kurang empat jam, yang kemudian berakhir di desa Salah Sirong. Tidak hanya arus sungai yang menjadi daya tarik arung jeram ini, karena jika beruntung kita juga akan menjumpai langsung gajah liar yang sedang bermain di samping aliran sungai.  Cut Rizka Kamila selaku Duta Wisata terpilih 2019 me