Langsung ke konten utama

Membangun Jembatan ke Dunia Kerja



(Catatan Kecil Kegiatan Magang di POTRET)

Oleh: Lukyana Arsa

Mahasiswa Semester 7 S1 Ilmu Komunikasi FISIP UNSYIAH

Magang merupakan pelatihan kerja yang diperuntukkan bagi seseorang, seperti siswa SMA/SMK dan mahasiswa sebelum menghadapi bagaimana dunia kerja yang sebenarnya. Magang juga merupakan sebuah proses kolaborasi antara teori atau konsep yang telah diperoleh di bangku perkuliahan dengan praktik-praktik yang berlaku di lapangan. Hal ini dimaksudkan untuk dapat mempercepat proses belajar mahasiswa tentang dunia kerja.

Selain itu magang juga dijadikan sebagai batu loncatan bagi para mahasiswa agar mampu menjadi calon sarjana profesional, mampu menjawab tantangan zaman, serta mampu memberikan konstribusi untuk perusahaan dan masyarakat. Dengan demikian, magang dapat menjadi wadah bagi mahasiswa dalam mengembangkan kualitas dirinya serta mampu membangun relasi jangka panjang yang bisa mendukung karir mahasiswa itu sendiri.

Oleh sebab itu, magang menjadi sangat diperlukan dan penting bagi mahasiswa, selain untuk memenuhi kewajiban yang dibebankan dari akademik, juga bisa membantu mereka menggali serta mengembangkan potensi yang dimiliki, sekaligus meningkatkan kualitas diri. Kiranya menjadi harapan banyak orang agar magang dapat memberikan feedback yang bagus serta mendapatkan banyak pengalaman dan wawasan.

Memilih POTRET

Dalam hal pemilihan tempat magang, pada umumnya pihak kampus membebaskan mahasiswa untuk mencari dan memilih tempat magang sesuai dengan keinginan masing-masing. Tentunya sesuai dengan potensi yang dimiliki mahasiswa itu sendiri, serta jangkauan tempat yang masih bisa dijangkau. Misalnya, saat memilih lokasi magang itu ada beberapa pilihan yang sudah diidentifikasikan. Sesuaikan potensi yang dimiliki dan juga perhitungan jarak tempat tinggal. 
Bagi mahasiswa jurusan ilmu komunikasi di Unsyiah bisa memilih majalah POTRET yang selama ini menjadi satu-satunya majalah perempuan yang terbit di Aceh. Beberapa alasan memilih POTRET adalah lokasinya tidak jauh dengan rumah, tidak ada aturan pakaian resmi seperti magang-magang pada umumnya, waktu pelaksaan magang yang fleksibel yang bisa disesuaikan dengan jadwal kuliah. Hal yang penting adalah redaksi majalah POTRET memberikan pilihan tawaran apa yang ingin didapatkan ketika proses magang berlangsung.

Sebagaimana kita ketahui bahwa majalah POTRET adalah majalah yang diterbitkan untuk perempuan-perempuan Aceh. Para pembaca mungkin sering membacanya saat dulu masih duduk di bangku SMA, karena kebetulan di perpustakaan sekolah tersedia banyak majalah. Bia jadi ada yang sudah tidak membaca dikarenakan waktu yang telah berubah, mungkin pula sudah tidak lagi membaca majalah POTRET ketika lulus SMA karena tidak tahu harus mencarinya kemana. Ternyata masih mudah untuk didapatkan. Hebatnya pula, majalah POTRET ternyata juga menerbitkan majalah ANAK CERDAS yang diperuntukkan untuk anak-anak.

Jadi, selain alasan-alasan di atas, ada alasan yang sangat fundamental mengapa penulis memilih magang di majalah POTRET. Ketika magang di majalah POTRET penulis berharap dalam prosesnya nanti pihak redaksi bisa membimbing kami dalam mengembangkan potensi saya di dalam menulis, memberikan tips dan trik yang kece dalam menulis, sehingga bisa membuat tulisan-tulisan yang keren dengan melihat perspektif yang berbeda.

Secara pribadi, selama ini penulis juga sering menulis. Kebanyakan karya yang dihasilkan adalah sastra seperti cerpen dan puisi. Baru-baru ini penulis juga lolos dari 400 kandidat yang mendaftar sebagai peserta workshop pengembangan perfilman yang digelar oleh pihak PUSBANG FILM KEMDIKBUD untuk bidang penulisan skenario. Selain itu, juga pernah menulis novel, opini, artikel dan essay. Tulisan-tulisan tersebut sering dikirimkan untuk mengikuti ajang perlombaan menulis baik di nasional mapun di internasional.

Karena latar belakang itulah penulis ingin memperdalam lagi kemampuan menulis. Siapa tahu suatu saat tulisan saya bisa diterbitkan di media cetak. Insya Allah bisa bekerja di majalah cetak nasional, atau bahkan saya bisa menjadi salah satu penulis nasional berkelas internasional seperti Andrea Hirata.

Ada alasan lainnya mengapa penulis ingin magang di majalah POTRET. Salah satunya adalah ingin mengetahui bagaimana manajemen produksi sebuah majalah dari awal produksi sampai pasca produksi. Selain itu, sebagaimana diketahui bahwa majalah POTRET juga memiliki portal online sendiri. Ini adalah peluang yang bagus dan tepat untuk belajar bagaimana mengelola web atau blog dan mengisinya dengan konten-konten yang menarik, sehingga nantinya bisa membuat blog mengisinya dengan konten yang menarik.

Tentu saja, untuk mendapatkan apa yang diinginkan tidak instan. Ada hal-hal yang harus penulis berikan terlebih dahulu. Sebagai mahasiswa yang sedang melakukan magang tentu penulis harus berperan dengan maksimal dengan memberikan kemampuan yang dimiliki. Penulis akan berperan membantu majalah POTRET dalam menangani tulisan-tulisan yang masuk ke redaksi, termasuk membuat tulisan tentang tokoh-tokoh perempuan Aceh yang hits saat ini untuk diterbitkan di majalah POTRET.
Lebih menarik lagi, bila bisa terjun langsung ke beberapa sekolah dasar (SD dan Madrasah Ibtidaiyah) untuk menggalakkan program menulis, sehingga tulisan-tulisan tersebut nantinya bisa dimuat di majalah POTRET ANAK CERDAS. Dalam proses nantinya penulis akan memberikan peran-peran sejauh yang mampu. Tentunya penulis akan menulis sesuai permintaan, mengedit tulisan tersebut dan hal-hal lain yang bisa penulis berikan.

Komentar

  1. saudara penulis memiliki pengalaman dan tujuan magang yang menarik. namun masih ada kesalahan kata dan pengulangan kaliman yang terdapat pada tulisan ini. secara keseluruhan sudah sangat bagus dan motivasi yang diberikan sangat membangun.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih banyak kakak. Akan diperbaiki untuk tulisan selanjutnya.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sucikan Hati Dan Jiwa Dengan Berkurban

  Oleh Cut Putri Alyanur Berdomisili di Jakarta    Tanggal 10 Djulhijjah 1442 Hijriah, bertepatan dengan tanggal 20 Juli 2021. Umat Islam di seluruh dunia, merayakan Hari Raya Idul Adha dengan penuh sukacita. Suara takbir, menggema di setiap penjuru Nusantara, walau di beberapa tempat, Idul Adha di arah kan oleh Pemerintah Indonesia untuk di rayakan di rumah saja. Begitupun dengan kami, masyarakat Aceh perantauan yang melaksanakan Idul Adha, di Jakarta. Pandemi Covid-19, hingga saat ini tak mau berkompromi, meski penyebarannya sudah memasuki tahun ke – 2, sejak bulan  Maret tahun 2021. Hari Raya Idul Adha juga senada dengan pelaksanaan kurban, dan menjadi sangat berharga bila kedua ritual ibadah ini, bisa dilakukan saat menunaikan ibadah rukun Islam yang ke – 5, berhaji ke Baitullah. Bila sedang tidak berhaji pun, ibadah kurban sangat mulia untuk di laksanakan, guna meningkatkan keimanan dan kepekaan sosial terhadap sesama. Berkurban berarti meneladani ketaatan yang di lakukan oleh Nab

EMPAT CARA MENSYUKURI NIKMAT ALLAH SWT

Foto : dok.Pribadi Oleh   Hendra Gunawan, MA Dosen Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum IAIN Padang Sidimpuan, Sumatera Utara Allah SWT sudah begitu banyak memberikan nikmat-Nya kepada kita, sehingga apabila kita renungi lebih dalam maka sungguh akan terekam dalam memori kita sudah begitu banyak nikmat yang Allah SWT anugrahkan kepada kita, maka tidak heran apabila dalam sebuah ayat al-Qur’an Allah SWT menegaskan pada surah an-Nahl ayat 18 yang menegaskan bahwa apabila kita menghitung-hitung nikmat Allah SWT niscaya kita tidak dapat menghitung jumlahnya . Sebagaimana disebutkan para ulama, andaikan ranting-ranting kayu yang ada di seluruh hutan belantara dikumpulkan dan dijadikan sebagai pena, lalu sungai dan lautan yang ada didunia ditimbah untuk dijadikan sebagai tintanya serta dedaunan-dedaunan yang ada diseluruh pnjuruh dunia dikumpulkan untuk dijadikan sebagai kertasnya niscaya kita akan cukup untuk menghitung nikmat-nikmat yang telah dianugrahkan Allah SWT kepada kita.

DUTA WISATA BIREUN BERWISATA ARUNG JERAM DI KRUENG PEUSANGAN

Bireun, Potretonline.com. Rabu (24/7/19) Duta Wisata Kabupaten Bireuen 2019 didampingi Rizal Fahmi selaku Ketua Ikatan Duta Wisata Kabupaten Bireuen baru saja melakukan kegiatan arung jeram bersama team Bentang Adventure. Bentang adventure merupakan operator wisata yang digagas oleh pemuda-pemuda Bireuen yang peduli terhadap lingkungan, alam serta potensinya. Salah satu potensi alam tersebut adalah arung jeram. Kegiatan arung jeram ini dilakukan sebagai bentuk dukungan penuh Duta Wisata terhadap potensi wisata yang ada di Kabupaten Bireuen. Lokasi arung jeram ini berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Peusangan Kecamatan Juli. Jalur pengarungan ini memakan waktu selama lebih kurang empat jam, yang kemudian berakhir di desa Salah Sirong. Tidak hanya arus sungai yang menjadi daya tarik arung jeram ini, karena jika beruntung kita juga akan menjumpai langsung gajah liar yang sedang bermain di samping aliran sungai.  Cut Rizka Kamila selaku Duta Wisata terpilih 2019 me