Langsung ke konten utama

BELAJAR BAHASA INGGRIS GRATIS BAGI ANAK MISKIN

Belajar bahasa Inggris gratis di lapangan terbuka


Sigli | Pendidikan merupakan modal terpenting dalam kehidupan. Karena itu, setiap manusia berhak dan perlu mendapat pendidikan, terutama sejak dini.

Sebagian dari mereka yang beruntung, memang bisa mengenyam pendidikan di sekolah-sekolah yang bonafide. Tak cukup di sana, mereka juga dapat mengambil kelas tambahan, tentunya dengan biaya ekstra pula.

Inilah yang sering tak mampu dilakukan banyak orang tua lainnya. Di Pidie, misalnya, banyak anak yang hanya mengandalkan ilmu yang didapat di sekolah.

Kondisi ini, disadari benar oleh Lukman. Di bawah Komunitas Lhok Kaju English Center (LEC), Lukman menggagas gerakan sosial: mengajar anak-anak yatim & miskin untuk belajar bahasa inggris & ilmu Agama. Itu dilakukannya secara cuma-cuma alias gratis.

Lukman menggelar kelas alam itu di Halaman rumahnya. Atau di areal lapang dengan modal terpal plastik, di tambah sebuah papan tulis.

Meski serba kekurangan, tapi gerakan ini mendapat atensi yang luar biasa dari para pelajar yang umumnya murid sekolah dasar & Sekolah Smp itu.

Puluhan anak-anak di Gampong Blang Lhoek Kaju, Kecamatan Indra Jaya, Pidie, misalnya. Mereka rela duduk di terpal plastik di halaman rumah demi mendapatkan pelajaran tambahan tentang bahasa asing.

Belasan anak-anak ini berasal dari masyarakat miskin dan yatim di kawasan tersebut. Mereka tidak mempunyai banyak biaya untuk mengikuti les privat seperti anak-anak lain.

"Berawal dari keinginan, saya mencoba memberikan ilmu yang saya miliki kepada anak-anak kurang mampu yang ada di sekeliling saya," kata Lukman kepada Biro Humas Pemerintah Aceh.

Saat ini, kata Lukman, peminat semakin bertambah. Bahkan sudah banyak permintaan dari desa-desa tetangga. Namun, karena keterbatasan tempat, tenaga
 pengajar dan fasilitas lainnya, Lukman belum bisa menerima permintaan tersebut.

"Banyak anak kurang mampu ingin mengikuti kelas alam ini, namun kami serba keterbatasan," tambah Lukman.

Selama ini, pihaknya hanya mengandalkan beberapa orang donatur, namun kebutuhan terus membesar.

"Kami ingin komunitas ini semakin berkembang, dengan begitu banyak anak kurang mampu terbantu," sambungnya.

“Sehingga setiap anak berhak mendapatkan pendidikan yang layak dan kebahagiaan sempurna, tanpa kekerasan, benar-benar terwujud,” katanya.Yang 

Lokasi Belajar B.Inggris & Ilmu Agama GRATIS, di Pidie.

Lec 1.
Gampong Blang Lhokkaju Kec.Indra jaya.
Hari : Minggu (Pagi)
Jam : 8.30 - 10.30
Tempat : Halaman Rumah Ibuk Nurratun Zimmi.

Lec 2
Teubeng Tanjong Kec.Pidie
Hari : Minggu (Siang)
Jam : 2.30 - 4.30
Tempat : Halaman rumah ibuk Asnidar.

Lec 3
Desa Ulei Tutue Kec.Peukan Baro
Hari : Minggu (Pagi)
Jam : 8.30 - 10.30
Tempat : Halaman rumah Ibuk Zulfa Burhan/di sesuaikan.

Sumber Dana : Dari sedekah-Sedekah
Face book : Lec Pidie

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sucikan Hati Dan Jiwa Dengan Berkurban

  Oleh Cut Putri Alyanur Berdomisili di Jakarta    Tanggal 10 Djulhijjah 1442 Hijriah, bertepatan dengan tanggal 20 Juli 2021. Umat Islam di seluruh dunia, merayakan Hari Raya Idul Adha dengan penuh sukacita. Suara takbir, menggema di setiap penjuru Nusantara, walau di beberapa tempat, Idul Adha di arah kan oleh Pemerintah Indonesia untuk di rayakan di rumah saja. Begitupun dengan kami, masyarakat Aceh perantauan yang melaksanakan Idul Adha, di Jakarta. Pandemi Covid-19, hingga saat ini tak mau berkompromi, meski penyebarannya sudah memasuki tahun ke – 2, sejak bulan  Maret tahun 2021. Hari Raya Idul Adha juga senada dengan pelaksanaan kurban, dan menjadi sangat berharga bila kedua ritual ibadah ini, bisa dilakukan saat menunaikan ibadah rukun Islam yang ke – 5, berhaji ke Baitullah. Bila sedang tidak berhaji pun, ibadah kurban sangat mulia untuk di laksanakan, guna meningkatkan keimanan dan kepekaan sosial terhadap sesama. Berkurban berarti meneladani ketaatan yang di lakukan oleh Nab

EMPAT CARA MENSYUKURI NIKMAT ALLAH SWT

Foto : dok.Pribadi Oleh   Hendra Gunawan, MA Dosen Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum IAIN Padang Sidimpuan, Sumatera Utara Allah SWT sudah begitu banyak memberikan nikmat-Nya kepada kita, sehingga apabila kita renungi lebih dalam maka sungguh akan terekam dalam memori kita sudah begitu banyak nikmat yang Allah SWT anugrahkan kepada kita, maka tidak heran apabila dalam sebuah ayat al-Qur’an Allah SWT menegaskan pada surah an-Nahl ayat 18 yang menegaskan bahwa apabila kita menghitung-hitung nikmat Allah SWT niscaya kita tidak dapat menghitung jumlahnya . Sebagaimana disebutkan para ulama, andaikan ranting-ranting kayu yang ada di seluruh hutan belantara dikumpulkan dan dijadikan sebagai pena, lalu sungai dan lautan yang ada didunia ditimbah untuk dijadikan sebagai tintanya serta dedaunan-dedaunan yang ada diseluruh pnjuruh dunia dikumpulkan untuk dijadikan sebagai kertasnya niscaya kita akan cukup untuk menghitung nikmat-nikmat yang telah dianugrahkan Allah SWT kepada kita.

DUTA WISATA BIREUN BERWISATA ARUNG JERAM DI KRUENG PEUSANGAN

Bireun, Potretonline.com. Rabu (24/7/19) Duta Wisata Kabupaten Bireuen 2019 didampingi Rizal Fahmi selaku Ketua Ikatan Duta Wisata Kabupaten Bireuen baru saja melakukan kegiatan arung jeram bersama team Bentang Adventure. Bentang adventure merupakan operator wisata yang digagas oleh pemuda-pemuda Bireuen yang peduli terhadap lingkungan, alam serta potensinya. Salah satu potensi alam tersebut adalah arung jeram. Kegiatan arung jeram ini dilakukan sebagai bentuk dukungan penuh Duta Wisata terhadap potensi wisata yang ada di Kabupaten Bireuen. Lokasi arung jeram ini berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Peusangan Kecamatan Juli. Jalur pengarungan ini memakan waktu selama lebih kurang empat jam, yang kemudian berakhir di desa Salah Sirong. Tidak hanya arus sungai yang menjadi daya tarik arung jeram ini, karena jika beruntung kita juga akan menjumpai langsung gajah liar yang sedang bermain di samping aliran sungai.  Cut Rizka Kamila selaku Duta Wisata terpilih 2019 me