Langsung ke konten utama

Mahasiswa USIM Malaysia Kenalkan Ibadah Umrah Kepada Murid PAUD RUMAN Aceh



Banda Aceh – Mahasiswa University Sains Islam Malaysia (USIM) menggelar pengenalan ibadah (manasik) umrah kepada murid Sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Rumah Baca Aneuk Nanggroe (RUMAN) Aceh pada Rabu (7/11/2018).

Rombongan USIM terdiri dari 33 mahasiswa dan 2 dosen pendamping. Mereka datang dengan program GISO (global Islamic students outreach) atau bakti social selama 7 hari, tanggal 4-10 November 2018 ke Aceh. 

Pengenalan manasik umrah tersebut diikuti puluhan murid PAUD RUMAN Aceh di sekolah mereka yang berada di Gampong Punge Blang Cut, Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh.

“Manasik umrah ini merupakan salah satu agenda mereka selama berada di Aceh. Kita bahagia dan salut kepada mereka yang masih muda, namun telah berkarya dan bermanfaat bagi sesama”, ujar Rizky Sopya S.Pd., Kepala PAUD RUMAN Aceh.

Rangkaian kegiatan manasik umrah diawali dengan pengenalan umrah secara teoritis oleh Mohammad Fazli bin Othman, mahasiswa USIM dengan atraktif dan menarik kepada murid PAUD RUMAN Aceh di aula serbaguna sekolah mereka.

Lalu, anak-anak dibagi menjadi beberapa kelompok untuk kemudian dibimbing mempraktikkan thawaf, sa’i dan tahallul di halaman depan sekolah mereka. Anak-anak sangat antusias dan riang gembira mengikutinya.

“Kami senang sekali bisa berjumpa dengan abang-abang dan kakak-kakak hari ini di sekolah kami. Ngomong-nya mirip Upin dan Ipin lah”, ujar seorang murid yang diikuti senyum tawa para mahasiswa USIM.

Selepas praktik manasik umrah, setiap anak menerima bingkisan cemilan menarik yang dibagikan rombongan beserta bunda-bunda guru. Kepala PAUD RUMAN Aceh juga menerima cinderamata dari Muhammad Redzuan, salah seorang pendamping mahasiswa USIM.

“Terima kasih kepada PAUD RUMAN Aceh yang telah bersedia menjadi mitra dan menyediakan tempat buat mahasiswa kami untuk berbagi”, tutur Redzuan tersenyum.

Sebelum berpisah, rombongan Universiti Sains Islam Malaysia berfoto bersama para murid dan bunda guru PAUD RUMAN Aceh. Semuanya merasakan suasana penuh kekeluargaan dan kebahagiaan. Semoga kerjasma ini akan berkelanjutan di masa yang akan datang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sucikan Hati Dan Jiwa Dengan Berkurban

  Oleh Cut Putri Alyanur Berdomisili di Jakarta    Tanggal 10 Djulhijjah 1442 Hijriah, bertepatan dengan tanggal 20 Juli 2021. Umat Islam di seluruh dunia, merayakan Hari Raya Idul Adha dengan penuh sukacita. Suara takbir, menggema di setiap penjuru Nusantara, walau di beberapa tempat, Idul Adha di arah kan oleh Pemerintah Indonesia untuk di rayakan di rumah saja. Begitupun dengan kami, masyarakat Aceh perantauan yang melaksanakan Idul Adha, di Jakarta. Pandemi Covid-19, hingga saat ini tak mau berkompromi, meski penyebarannya sudah memasuki tahun ke – 2, sejak bulan  Maret tahun 2021. Hari Raya Idul Adha juga senada dengan pelaksanaan kurban, dan menjadi sangat berharga bila kedua ritual ibadah ini, bisa dilakukan saat menunaikan ibadah rukun Islam yang ke – 5, berhaji ke Baitullah. Bila sedang tidak berhaji pun, ibadah kurban sangat mulia untuk di laksanakan, guna meningkatkan keimanan dan kepekaan sosial terhadap sesama. Berkurban berarti meneladani ketaatan yang di lakukan oleh Nab

EMPAT CARA MENSYUKURI NIKMAT ALLAH SWT

Foto : dok.Pribadi Oleh   Hendra Gunawan, MA Dosen Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum IAIN Padang Sidimpuan, Sumatera Utara Allah SWT sudah begitu banyak memberikan nikmat-Nya kepada kita, sehingga apabila kita renungi lebih dalam maka sungguh akan terekam dalam memori kita sudah begitu banyak nikmat yang Allah SWT anugrahkan kepada kita, maka tidak heran apabila dalam sebuah ayat al-Qur’an Allah SWT menegaskan pada surah an-Nahl ayat 18 yang menegaskan bahwa apabila kita menghitung-hitung nikmat Allah SWT niscaya kita tidak dapat menghitung jumlahnya . Sebagaimana disebutkan para ulama, andaikan ranting-ranting kayu yang ada di seluruh hutan belantara dikumpulkan dan dijadikan sebagai pena, lalu sungai dan lautan yang ada didunia ditimbah untuk dijadikan sebagai tintanya serta dedaunan-dedaunan yang ada diseluruh pnjuruh dunia dikumpulkan untuk dijadikan sebagai kertasnya niscaya kita akan cukup untuk menghitung nikmat-nikmat yang telah dianugrahkan Allah SWT kepada kita.

DUTA WISATA BIREUN BERWISATA ARUNG JERAM DI KRUENG PEUSANGAN

Bireun, Potretonline.com. Rabu (24/7/19) Duta Wisata Kabupaten Bireuen 2019 didampingi Rizal Fahmi selaku Ketua Ikatan Duta Wisata Kabupaten Bireuen baru saja melakukan kegiatan arung jeram bersama team Bentang Adventure. Bentang adventure merupakan operator wisata yang digagas oleh pemuda-pemuda Bireuen yang peduli terhadap lingkungan, alam serta potensinya. Salah satu potensi alam tersebut adalah arung jeram. Kegiatan arung jeram ini dilakukan sebagai bentuk dukungan penuh Duta Wisata terhadap potensi wisata yang ada di Kabupaten Bireuen. Lokasi arung jeram ini berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Peusangan Kecamatan Juli. Jalur pengarungan ini memakan waktu selama lebih kurang empat jam, yang kemudian berakhir di desa Salah Sirong. Tidak hanya arus sungai yang menjadi daya tarik arung jeram ini, karena jika beruntung kita juga akan menjumpai langsung gajah liar yang sedang bermain di samping aliran sungai.  Cut Rizka Kamila selaku Duta Wisata terpilih 2019 me