Langsung ke konten utama

Pemerintah Aceh Santuni 70 Keluarga Pahlawan


Banda Aceh – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional 10 November 2018, Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial Aceh selain menziarahi makam para pahlawan, dan menggelar apel. Pemerintah Aceh juga menyantuni 70 keluarga atau ahli waris para pahlawan.
Kepala Dinas Sosial Aceh Drs Alhudri MM dalam sambuatnnya mengatakan, santuan tersebut  sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan Pemerintah Aceh kepada para pejuang, perintis dan pahlawan kusuma bangsa  atas jasa-jasa dan pengorbanannya untuk tanah tanah air ini.
“Kepada kelaurga atau ahli waris kita berikan bantuan dalam bentuk bungong jaroe, masing-masing keluarga mendapatkan Rp 2,700.000  untuk 70 keluarga atau ahli,” kata Alhudri dalam acara ramah-tamah dengan keluarga pahlawan di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Sabtu (10/11/2018).
Alhudri menyebutkan, bantuan tersebut memang tidak seberapa namun jangan dinilai dari segi jumlahnya, melainkan yang terpenting adalah komitmeen Pemerintah Aceh dan masyarakat Aceh terhadap rasa kepedulian dan rasa empati kepada keluarga para pahlawan.
Dalam kesempatan itu Alhudri menuturkan, maksud dari acara temu-ramah dengan keluarga pahlawan tersebut adalah bentuk perhatian dan penghargaan serta untuk menumbuhkembangkan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap nilai-nilai kepahlawanan, keperintisan, kejuangan dan kesetiakawanan sosial guna untuk dihayati, diamanlkan dan didayagunakan.
Sehingga menjadi bagian dari sikap maupun perilaku kita sehari-hari, umumnya segenap seluruh bangsa Indonesia, khususnya untuk masyarakat Aceh yang tatatanan kehidupannya bernuansakan Islami, sehingga tercapailah tujuan dan cita-cita dalam berbangsa dan bernegara. 
“Sedangkan tujuan lain dari kegiatan ini yaitu untuk memperat dan memperkokoh jalinan silaturrahim kita sebagai wujud solidaritas, kepedulian kepada para keluarga atau ahli waris yang ditinggalkan oleh para pejuang,” katanya.
Penyerahan santunan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Plt Gubernur Aceh Drs Nova Iriansyah MT yang diwakili oleh Sekda Aceh Drs Dermawan MM, dan Kepala Dinas Sosial Aceh Drs Alhudri MM.
Acara tersebut dihadiri Sekda Aceh Drs Dernawan MM, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Aceh Dr. Dyah Erti Idawati yang juga isteri Plt Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah MM, Walikota Banda Aceh Aminullah SE. Ak dari DPRA,  Polda Aceh, Kodam IM, para kepala SKPA, unsur keluarga pahlawan, unsur organisasi kemasyarakat dan kepemudaan, serta  para tamu undangan lainnya. []

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sucikan Hati Dan Jiwa Dengan Berkurban

  Oleh Cut Putri Alyanur Berdomisili di Jakarta    Tanggal 10 Djulhijjah 1442 Hijriah, bertepatan dengan tanggal 20 Juli 2021. Umat Islam di seluruh dunia, merayakan Hari Raya Idul Adha dengan penuh sukacita. Suara takbir, menggema di setiap penjuru Nusantara, walau di beberapa tempat, Idul Adha di arah kan oleh Pemerintah Indonesia untuk di rayakan di rumah saja. Begitupun dengan kami, masyarakat Aceh perantauan yang melaksanakan Idul Adha, di Jakarta. Pandemi Covid-19, hingga saat ini tak mau berkompromi, meski penyebarannya sudah memasuki tahun ke – 2, sejak bulan  Maret tahun 2021. Hari Raya Idul Adha juga senada dengan pelaksanaan kurban, dan menjadi sangat berharga bila kedua ritual ibadah ini, bisa dilakukan saat menunaikan ibadah rukun Islam yang ke – 5, berhaji ke Baitullah. Bila sedang tidak berhaji pun, ibadah kurban sangat mulia untuk di laksanakan, guna meningkatkan keimanan dan kepekaan sosial terhadap sesama. Berkurban berarti meneladani ketaatan yang di lakukan oleh Nab

EMPAT CARA MENSYUKURI NIKMAT ALLAH SWT

Foto : dok.Pribadi Oleh   Hendra Gunawan, MA Dosen Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum IAIN Padang Sidimpuan, Sumatera Utara Allah SWT sudah begitu banyak memberikan nikmat-Nya kepada kita, sehingga apabila kita renungi lebih dalam maka sungguh akan terekam dalam memori kita sudah begitu banyak nikmat yang Allah SWT anugrahkan kepada kita, maka tidak heran apabila dalam sebuah ayat al-Qur’an Allah SWT menegaskan pada surah an-Nahl ayat 18 yang menegaskan bahwa apabila kita menghitung-hitung nikmat Allah SWT niscaya kita tidak dapat menghitung jumlahnya . Sebagaimana disebutkan para ulama, andaikan ranting-ranting kayu yang ada di seluruh hutan belantara dikumpulkan dan dijadikan sebagai pena, lalu sungai dan lautan yang ada didunia ditimbah untuk dijadikan sebagai tintanya serta dedaunan-dedaunan yang ada diseluruh pnjuruh dunia dikumpulkan untuk dijadikan sebagai kertasnya niscaya kita akan cukup untuk menghitung nikmat-nikmat yang telah dianugrahkan Allah SWT kepada kita.

DUTA WISATA BIREUN BERWISATA ARUNG JERAM DI KRUENG PEUSANGAN

Bireun, Potretonline.com. Rabu (24/7/19) Duta Wisata Kabupaten Bireuen 2019 didampingi Rizal Fahmi selaku Ketua Ikatan Duta Wisata Kabupaten Bireuen baru saja melakukan kegiatan arung jeram bersama team Bentang Adventure. Bentang adventure merupakan operator wisata yang digagas oleh pemuda-pemuda Bireuen yang peduli terhadap lingkungan, alam serta potensinya. Salah satu potensi alam tersebut adalah arung jeram. Kegiatan arung jeram ini dilakukan sebagai bentuk dukungan penuh Duta Wisata terhadap potensi wisata yang ada di Kabupaten Bireuen. Lokasi arung jeram ini berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Peusangan Kecamatan Juli. Jalur pengarungan ini memakan waktu selama lebih kurang empat jam, yang kemudian berakhir di desa Salah Sirong. Tidak hanya arus sungai yang menjadi daya tarik arung jeram ini, karena jika beruntung kita juga akan menjumpai langsung gajah liar yang sedang bermain di samping aliran sungai.  Cut Rizka Kamila selaku Duta Wisata terpilih 2019 me