POTRET Gallery

POTRET Gallery
Pusat Belanja Unik

Korps BPA Terus Mengawal Pernyataan Gubernur Aceh Tentang Penolakan Tambang PT.EMM

Rate this posting:
{[["☆","★"]]}
>


Korps Barisan Pemuda Aceh yang disingkat dengan Korps BPA adalah Aliansi  gerakan Mahasiswa baik lembaga Internal kampus maupun eksternal kampus yang berdiri sejak awal September atas keresahan terhadap keluhan masyarakat Aceh Tengah dan Nagan Raya.  Aliansi ini dibentuk dengan sebagai betuk reaksi dari kepedulian dan partisipasi untuk  melakukan advokasi bersama masyarakat dalam penolakan tambang PT EMM seluas 10.000 Ha.

Sebelum aksi 9, 10 dan 11 April lalu, aliansi ini telah melakukan berbagai kegiatan advokasi penolakan, mulai dari kajian, pengumpulan data, diskusi dengan pihak-pihak terkait dan sebagainya. Aksi dalam bentuk mengemukakan pendapat juga sudah beberapa kali kami lakukan baik di kator Gubernur, kantor DPRA maupun tempat lainnya. Terhadap DPRA diminta komitmen mereka  secara  kelembagaan untuk  menolak  PT  EMM   yang disambut  dengan  sidang paripurna  yang merumuskan beberapa poin, diantaranya “Meminta Gubernur Aceh membuat Pansus bersama DPRA  untuk  menuntaskan persoalan  PT  EMM”. Kepada   Gubernur,  diminta  untuk berdiri bersama rakyat Aceh dengan melakukan upaya secara Pemerintahan dalam penolakan beroperasinya PT EMM di Aceh. Hingga pada 11 April lalu bersedia menyatakan kepada publik bahwa beliau bersama rakyat Aceh sepakat Tolak PT EMM dan akan menindak lanjuti dalam 14 hari selanjutnya.

Dengan berbagai kondisi yang terjadi pasca aksi Hari K-3 (11 Apri 2019) di kantor Gubernur, Korps BPA menyatakan bahwa :

1.  Korps BPA akan terus mengawal Pernyataan Plt Gubernur semenjak di tanda tangani 11 April 2019 hingga 14 hari selanjutnya.
2.  Korps BPA tidak akan masuk dalam Pansus yang dibentuk oleh Plt Gubernur dan akan terus mengawal komitmen Plt Gubernur Untuk memastikan PT EMM angkat kaki dari Aceh, baik secara fisik bangunan maupun secara IZIN harus dicabut oleh pemberi izin.
3.  Korps BPA Mengecam ASN yang melakukan ujaran kebencian untuk segera minta Maaf ke publik dengan membuat video permohonan maaf kepada mahasiswa dan aliansi serta tag akun @tolaktambang, atau aliansi akan mencari dengan cara kami dan menindak lanjuti hingga ke proses hukum.
4.  Korps BPA akan melakukan upaya hukum sebagai bentuk pembelaan terhadap KORBAN  mahasiswa  yang  jatuh  akibat  tindakan  represif  Oknum  melalui  advokat Hukum, agar oknum tersebut dapat diproses. 
5.  Kami  Korps  BPA  mengecam  tindak  Represif  Oknum  Aparat  dalam  menghadapi mahasiswa yang sedang berunjuk rasa. Dan kami minta kepada Bapak KAPOLDA untuk menindak lanjuti oknum tersebut. Bersama kami ada bukti-bukti sebagai pertimbangan.
6.  Kami Korps BPA mengecam oknum yang mengatasnamakan aksi untuk kepentingan kelompok, mengaitkan dengan peristiwa politik, serta menyatakan aksi mahasiswa 9, 10,
11 ditunggangi. Kepada semua oknum untuk berhenti melakukan pelabelan terhadap
mahasiswa aksi, dan mencabut statement yang mengarah kepada kepentingan politik sesaat.
7.  Korps BPA meminta kepada Rektor Unsyiah untuk mencabut Pernyataan bahwa
“Aksi mahasiswa ditunggangi”.
8.  Korps BPA meminta kepada seluruh Rakyat Aceh agar senantiasa mendukung dan memantau perjuangan mahasiswa, karena jika PT EMM masih beroperasi, kita akan melakukan aksi Besar-Besaran bersama seluruh rakyat Aceh.

Demikian Pernyataan kami sampaikan dengan sebenar-benarnya, agar dapat menjadi perhatian bersama. Atas kerja samanya kami ucapkan terimakasih. Demikian rilis yang disampaikan pada tanggal 15 April 2019 oleh Korps Barisan Pemuda Aceh kepada POTRET di Banda Aceh

Click to comment