Langsung ke konten utama

SLB Negeri Pembina Banda Aceh Meraih empat Kemenangan



Pada hari Kamis, tanggal 29 Agustus 2019, SLB Negeri Pembina Provinsi Aceh yang beralamat di Jalan Rel Kereta Api Desa Jurong Peujera Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar Provinsi Aceh,  meraih juara pada beberapa cabang lomba yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Aceh bidang PKLK (Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus). Kegiatan tersebut diikuti oleh beberapa Sekolah Luar Biasa yang telah melalui tahap seleksi dan menjadi juara kabupaten atau kota dari sembilan wilayah / cabang Dinas Provinsi Aceh. 

Perlombaan ini diberi nama “Festival dan Lomba Anak Berkebutuhan Khusus Bersih Sehat Ramah Inklusif Pendidikan Khusus”yang disingkat dengan“Festival dan Lomba ABK BERSERI”. Lomba ini sendiri mengusung tema kegiatan “Sekolahku Sehat, Prestasiku Meningkat”.

Kegiatan lomba ini berlangsung sejak tanggal 27 Agustus sampai dengan 29 Agustus 2019 yang ditutup langsung oleh Kabid PKLK Bapak Zulkifli, S. Pd, M. Pd, serta didampingi oleh Ketua MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) tingkat Provinsi Aceh, Bapak Sauman, S. Pd. 

SLB Negeri Pembina Provinsi Aceh sendiri mendapat juara pada ke empat cabang lomba yang dinilai. Perlombaan diikuti langsung oleh Kepala Sekolah, Pengelola UKS, serta peserta didik, masing-masing Juara II Lomba Tata Kelola UKS, yang diwakili oleh Ibu Dra. Mariah M. Junus selaku Kepala Sekolah. Juara I Lomba Makalah Tata Kelola UKS, yang diwakili oleh Laura Oktaviany Marantika, S. Pd sebagai pengelola UKS Sekolah.Juara I Lomba Tingkat SDLB, yang diwakili oleh Zaskia murid kelas VI/C SLB Negeri Pembina Provinsi Aceh danJuara III Lomba Media Promosi Tingkat SMPLB/SMALB, yang diwakili oleh Umi Mawadah murid kelas IX/B SLB Negeri Pembina Provinsi Aceh.
Ketrangan gambar

Zaskia,  lahir di Aceh Besar pada 21 Juni 2006. Tinggal di desa Kayee Leu kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar. Anak ketiga dari tiga bersaudara. Zaskia ini adalah anak yang mengalami hambatan/lambat belajar (Tunagrahita) duduk di bangku kelas VI/C.


Festival dan lomba ini sangat bermanfaat dan mendukung terlaksananya kegiatan dan program sekolah, baik  yang terlaksana ataupun program kegiatan UKS ke depannya. Sekolah SLB Negeri Pembina Provinsi Aceh yang berdiri pada tahun 2017, terus terlibat aktif dan bekerja sama sebagai pihak internal sekolah sendiri, dan pihak eksternal seperti Puskesmas Kecamatan Ingin Jaya, PMI Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Badan Narkotika Nasional Provinsi Aceh (BNNP) serta instansi terkait lainnya yang mendukung terlaksananya segala kegiatan sekolah. Saat ini sekolah telah aktif dengan peserta didik dari jenjang TKLB, SDLB, SMPLB, dan SMALB. 


Keterangan foto bawah
Umi Mawadah, lahir pada Sembilan November 2004 Jongar Kecamatan Badar Kabupaten Aceh Tenggara. Anak keempat dari empat bersaudara. Umi ini adalah anak yang mengalami keterbatasan pendengaran dan berbicara (Tunarungu) dan duduk di bangku kelas IX/B.
Umi adalah warga Kuta Cane, sebagai peserta didik kelas IV di SLB Negeri Pembina Provinsi Aceh Umi tinggal di asrama sekolah bersama teman-teman lainnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sucikan Hati Dan Jiwa Dengan Berkurban

  Oleh Cut Putri Alyanur Berdomisili di Jakarta    Tanggal 10 Djulhijjah 1442 Hijriah, bertepatan dengan tanggal 20 Juli 2021. Umat Islam di seluruh dunia, merayakan Hari Raya Idul Adha dengan penuh sukacita. Suara takbir, menggema di setiap penjuru Nusantara, walau di beberapa tempat, Idul Adha di arah kan oleh Pemerintah Indonesia untuk di rayakan di rumah saja. Begitupun dengan kami, masyarakat Aceh perantauan yang melaksanakan Idul Adha, di Jakarta. Pandemi Covid-19, hingga saat ini tak mau berkompromi, meski penyebarannya sudah memasuki tahun ke – 2, sejak bulan  Maret tahun 2021. Hari Raya Idul Adha juga senada dengan pelaksanaan kurban, dan menjadi sangat berharga bila kedua ritual ibadah ini, bisa dilakukan saat menunaikan ibadah rukun Islam yang ke – 5, berhaji ke Baitullah. Bila sedang tidak berhaji pun, ibadah kurban sangat mulia untuk di laksanakan, guna meningkatkan keimanan dan kepekaan sosial terhadap sesama. Berkurban berarti meneladani ketaatan yang di lakukan oleh Nab

EMPAT CARA MENSYUKURI NIKMAT ALLAH SWT

Foto : dok.Pribadi Oleh   Hendra Gunawan, MA Dosen Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum IAIN Padang Sidimpuan, Sumatera Utara Allah SWT sudah begitu banyak memberikan nikmat-Nya kepada kita, sehingga apabila kita renungi lebih dalam maka sungguh akan terekam dalam memori kita sudah begitu banyak nikmat yang Allah SWT anugrahkan kepada kita, maka tidak heran apabila dalam sebuah ayat al-Qur’an Allah SWT menegaskan pada surah an-Nahl ayat 18 yang menegaskan bahwa apabila kita menghitung-hitung nikmat Allah SWT niscaya kita tidak dapat menghitung jumlahnya . Sebagaimana disebutkan para ulama, andaikan ranting-ranting kayu yang ada di seluruh hutan belantara dikumpulkan dan dijadikan sebagai pena, lalu sungai dan lautan yang ada didunia ditimbah untuk dijadikan sebagai tintanya serta dedaunan-dedaunan yang ada diseluruh pnjuruh dunia dikumpulkan untuk dijadikan sebagai kertasnya niscaya kita akan cukup untuk menghitung nikmat-nikmat yang telah dianugrahkan Allah SWT kepada kita.

DUTA WISATA BIREUN BERWISATA ARUNG JERAM DI KRUENG PEUSANGAN

Bireun, Potretonline.com. Rabu (24/7/19) Duta Wisata Kabupaten Bireuen 2019 didampingi Rizal Fahmi selaku Ketua Ikatan Duta Wisata Kabupaten Bireuen baru saja melakukan kegiatan arung jeram bersama team Bentang Adventure. Bentang adventure merupakan operator wisata yang digagas oleh pemuda-pemuda Bireuen yang peduli terhadap lingkungan, alam serta potensinya. Salah satu potensi alam tersebut adalah arung jeram. Kegiatan arung jeram ini dilakukan sebagai bentuk dukungan penuh Duta Wisata terhadap potensi wisata yang ada di Kabupaten Bireuen. Lokasi arung jeram ini berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Peusangan Kecamatan Juli. Jalur pengarungan ini memakan waktu selama lebih kurang empat jam, yang kemudian berakhir di desa Salah Sirong. Tidak hanya arus sungai yang menjadi daya tarik arung jeram ini, karena jika beruntung kita juga akan menjumpai langsung gajah liar yang sedang bermain di samping aliran sungai.  Cut Rizka Kamila selaku Duta Wisata terpilih 2019 me