Langsung ke konten utama

Masa Depan Alumni Bimbingan dan Konseling


Oleh Yuhelsi Rafiqah
Mahasiswi Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Tarbiyah, UIN Ar-Raniry, Banda Aceh

Bimbingan dan Konseling memang sudah lazim di zaman milenial saat ini.  Bimbingan dan konseling yang lebih terkenal dengan sebutan BK sangat dibutuhkan, bukan hanya dalam dunia pendidikan, tetapi juga di luar itu.  Tenaga BK ini merupakan produk dari juruan Bimbingan dan Konseling yang menyiapkan para mahasiswa menjadi seorang Guru BK di sekolah ataupun menjadi seorang Konselor. Sayangnya, masih banyak orang yang tidak memandang penting terhadap keberadaan tenaga BK di sebuah sekolah.
Sebagaimana kita ketahui, bahwa  bimbingan dan konseling merupakan terjemahan dari “Guidance” and “Counseling” (dalam bahasa Inggris). Secara istilah “guidance” atau “guide” berarti: mengarahkan, memandu, mengelola, dan menyetir. Sementara bimbingan adalah proses bantuan dengan menyampaikan arahan, paduan, dorongan dan bantuan mewujudkan apa yang diharapkan oleh peserta didik, untuk mencapai pemahaman diri dalam mencapai pemahaman diri dan pengarahan diri dalam melakukan penyesuaian diri secara maksimum pada lingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat. jadi dapat kita simpulkan bimbingan dan konseling adalah proses pemberian bantuan kepada individu secara tatap muka (face to face) untuk mencapai pemahaman diri peserta didik. Jadi dengan adanya Bimbingan dan Konseling, maka dapat membantu kita dalam menyelesaikan suatu permasalahan peserta didik atau klien. 
Konseling dilakukan oleh seseorang yang profesional (yang ahli dalam bidangnya) dan tidak boleh dilakukan oleh sembarangan orang. Akan tetapi bimbingan boleh dilakukan oleh siapapun saja tidak harus yang profesional (yang ahli dalam bidangnya). Namun demikian, nagi para mahasiswa yang kini tengah menekuni, kuliah di jurusan Bimbingan dan Konseling, harus mampu membaca prospek jurusan ini dan alumni BK memiliki peluang yang besar atau kecil di masa depan.
Tentu setiap mahasiswa idealnya melihat prospek jurusan BK, dilakukan pada saat awal memilih kuliah di juruan BK. Bila hal itu sudah menjadi pertimbangan yang tepat, setelah menjadi alumnus, akan tidak berhadapan dengan masalah tidak adanya lapangan pekerjaan untuk BK. Tentu pula, masa depan jurusan bimbingan dan konseling tergantung pada mahasiswa/ mahasiswi BK sendiri, bagaimana dalam menyikapi, melaksanakan tugasnya dalam mencapai tujuan yang ia inginkan. Apabila ia ingin menjadi seorang konselor maka, dia harus melanjutkan studinya lagi untuk menambah ilmu, sehingga ilmunya dapat digunakan untuk membantu peserta didik atau kliennya nanti. Begitupun sebaliknya apabila ia ingin menjadi seorang guru BK, maka dia harus memperbaiki sikap, prilaku, dan karakternya agar menjadi contoh untuk siswa/ siswinya nanti menjadi konselor dan Guru BK itu tidak mudah. 
Anehnya, kita selalu menganggap remeh bahwa menjadi seorang konselor atau guru BK itu hanya duduk, diam, mendengar, dan menasehati. Itu salah. Untuk menjadi seorang konselor atau guru BK itu, kita harus bisa membuat klien kita lebih terbuka kepada kita dan tidak segan dalam membicarkan permasalahannya kepada kita. Sebelum kita memulai konseling kepada klien, kita harus menjelaskan azas-azas di dalam Bimbingan dan Konseling agar individu lebih terbuka dalam membicara permasalahannya dan tidak ragu. Kita sebagai konselor atau guru BK harus bisa memahami teknik- teknik di dalam bimbingan dan konseling.
Nah,  jika kita sudah  mengenali diri sendiri, kita bisa menetapkan tujuan kita di masa depan dalam jurusan BK. Seharusnya hal ini akan memudahkan kita dalam mengambil keputusan tentang apa yang kita raih di masa depan dan bagaiamana strategi kita untuk mewujudkannya.  Kalau sudah sampai di titik ini, kita masih belum tau arah tujuan masa depan kita kemana, alangka baiknya kita mencari saran dan sudut pandang baru dengan cara  berdiskusi dengan orang-orang di sekitar kita yang lebih ahli dalam bidang BK ini. Kita bisa berdiskusi dengan Dosen PA, orang tua, dan dosen yang ahli dalam bidang BK ini (Alumi Jurusan BK).  
Kemudian berdiskusi mengenai pengambilan keputusan salah satu besar dalam hidup yaitu masa depan kita dalam jurusan BK. Jika kita sudah mengambil komiten berarti kita sanggup menjalankan tanggung jawab kita sebagai mahasiswa/ mahasiswi BK. Sebagai mahasiswa BK kita harus bisa berbaur dengan alumni-alumni BK, agar kita tahu seluk beluk dan rintangan yang  dialami selama menjalankan jurusan BK dan masa depan alumni di BK. Biasanya,  dari pengalaman seseorang, mampu membuat kita belajar menjadi lebih baik lagi. Apabila kita sudah mempunyai masa depan, ingin menjadi guru BK,  kita harus mencintai terlebih dahulu jurusan bimbingan dan konseling. Inilah pentingnya, agar kita memahami bahwa jurusan bimbingan dan konseling ini akan mendapatkan masa depan yang cerah bagi kita karena banyak peluang untuk menjadi seorang guru BK. 
Belajar dari pengalaman  para alumni BK itu penting. Jika alumni ingin menjadi seorang guru BK/ Konselor, para alumni sebelumnya pasti sudah banyak mempelajari tentang apa itu BK dan sudah banyak para alumni mendapat ilmu tentang Bimbingan dan Konseling. Dengan Ilmu itu para alumni Bk bisa mewujudkan masa depannya menjadi seorang guru BK ( sarjana  S1 ), dan jika para alumni belum puas dengan ilmunya, maka para alumni dapat menambah ilmu di sarjana S2 untuk menjadi seorang konselor yang professional. Namun, tergantung bagaimana kita dalam menjalakan layanan konseling kepada klien kita. Kita sebagai guru BK harus bisa mengoptimalkan pelayanan bimbingan konseling sesuai dengan kebutuhan peserta didik. 
Jadi, sekali lagi, pada kenyataanya, masa depan BK itu, tergantung pada diri kita sebagai mahasiswa/ mahasiswi BK. Oleh sebab itu, setiap mahasiswa harus menyiapkan diri secara baik dan benar. Kita harus menguasai bagaimana cara kita mencintai jurusan BK ini. Untuk itu, kita harus sangat memahami tujuan dalam memilih jurusan bimbingan dan konseling ini dan masa depan kita selanjutnya setelah lulus di jurusan BK. Begitupun sebaliknya masa depan para alumni BK itu juga tergantung pada para alumni dalam melaksanakan tugasnya sebagai mahasiswa BK. Semakin berkualitas seorang alumni BK, maka keberadaanya akan selalu diharapkan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sucikan Hati Dan Jiwa Dengan Berkurban

  Oleh Cut Putri Alyanur Berdomisili di Jakarta    Tanggal 10 Djulhijjah 1442 Hijriah, bertepatan dengan tanggal 20 Juli 2021. Umat Islam di seluruh dunia, merayakan Hari Raya Idul Adha dengan penuh sukacita. Suara takbir, menggema di setiap penjuru Nusantara, walau di beberapa tempat, Idul Adha di arah kan oleh Pemerintah Indonesia untuk di rayakan di rumah saja. Begitupun dengan kami, masyarakat Aceh perantauan yang melaksanakan Idul Adha, di Jakarta. Pandemi Covid-19, hingga saat ini tak mau berkompromi, meski penyebarannya sudah memasuki tahun ke – 2, sejak bulan  Maret tahun 2021. Hari Raya Idul Adha juga senada dengan pelaksanaan kurban, dan menjadi sangat berharga bila kedua ritual ibadah ini, bisa dilakukan saat menunaikan ibadah rukun Islam yang ke – 5, berhaji ke Baitullah. Bila sedang tidak berhaji pun, ibadah kurban sangat mulia untuk di laksanakan, guna meningkatkan keimanan dan kepekaan sosial terhadap sesama. Berkurban berarti meneladani ketaatan yang di lakukan oleh Nab

EMPAT CARA MENSYUKURI NIKMAT ALLAH SWT

Foto : dok.Pribadi Oleh   Hendra Gunawan, MA Dosen Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum IAIN Padang Sidimpuan, Sumatera Utara Allah SWT sudah begitu banyak memberikan nikmat-Nya kepada kita, sehingga apabila kita renungi lebih dalam maka sungguh akan terekam dalam memori kita sudah begitu banyak nikmat yang Allah SWT anugrahkan kepada kita, maka tidak heran apabila dalam sebuah ayat al-Qur’an Allah SWT menegaskan pada surah an-Nahl ayat 18 yang menegaskan bahwa apabila kita menghitung-hitung nikmat Allah SWT niscaya kita tidak dapat menghitung jumlahnya . Sebagaimana disebutkan para ulama, andaikan ranting-ranting kayu yang ada di seluruh hutan belantara dikumpulkan dan dijadikan sebagai pena, lalu sungai dan lautan yang ada didunia ditimbah untuk dijadikan sebagai tintanya serta dedaunan-dedaunan yang ada diseluruh pnjuruh dunia dikumpulkan untuk dijadikan sebagai kertasnya niscaya kita akan cukup untuk menghitung nikmat-nikmat yang telah dianugrahkan Allah SWT kepada kita.

DUTA WISATA BIREUN BERWISATA ARUNG JERAM DI KRUENG PEUSANGAN

Bireun, Potretonline.com. Rabu (24/7/19) Duta Wisata Kabupaten Bireuen 2019 didampingi Rizal Fahmi selaku Ketua Ikatan Duta Wisata Kabupaten Bireuen baru saja melakukan kegiatan arung jeram bersama team Bentang Adventure. Bentang adventure merupakan operator wisata yang digagas oleh pemuda-pemuda Bireuen yang peduli terhadap lingkungan, alam serta potensinya. Salah satu potensi alam tersebut adalah arung jeram. Kegiatan arung jeram ini dilakukan sebagai bentuk dukungan penuh Duta Wisata terhadap potensi wisata yang ada di Kabupaten Bireuen. Lokasi arung jeram ini berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Peusangan Kecamatan Juli. Jalur pengarungan ini memakan waktu selama lebih kurang empat jam, yang kemudian berakhir di desa Salah Sirong. Tidak hanya arus sungai yang menjadi daya tarik arung jeram ini, karena jika beruntung kita juga akan menjumpai langsung gajah liar yang sedang bermain di samping aliran sungai.  Cut Rizka Kamila selaku Duta Wisata terpilih 2019 me