Langsung ke konten utama

Paket Pangan Penawar Derita Di Tengah Pandemi Covid 19


foto ACT Aceh 


Aceh Jaya – Potretonline.com, 16/04/20. “Alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah,” ucap Muthawalli (55), seorang tukang becak asal Lhuet, Lamno, Aceh Jaya. Dengan penuh haru ia mengambil paket pangan dari Pajero Aceh Community yang disalurkan oleh Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Aceh Jaya – Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh, Rabu (15/4).

Sejak pandemik Covid-19 mendera Aceh, pengguna jasa becak Muthawalli menurun drastis. Hal itu berdampak pada penghasilannya menafkahi lima anggota keluarganya yang tinggal di rumah bantuan tsunami. Kini ia fokus berkebun agar kebutuhan sehari-hari keluarganya tercukupi.

Ada Fitriani (38) seorang janda dari Gampong Lhuet, Lamno Aceh Jaya. Ia mengatakan bahwa selama ini anaknya menjadi penopang hidupnya. Namun, pendapatan anaknya dari usaha warung kopi menurun sekali. Warungnya sepi. Sehingga ia harus bisa mengelola uang yang dimiliki untuk memenuhi kebutuhan pokok dirinya dan kelima anaknya. “Saya sangat bersyukur, dalam kondisi seperti ini ada bantuan saya peroleh. Insya Allah sangat bermanfaat untuk saya beserta anak-anak saya,” pungkasnya.

Hal senada disampaikan Marzuki Ali (63), warga asal Blang Dalam, Bandar Dua, Pidie Jaya. Di usia senjanya Marzuki tidak sanggup lagi bekerja. Sehari-hari anaknya mengantar makanan untuknya. Paket pangan yang diantar MRI Pidie Jaya – ACT Aceh alhamdulillah dapat mengukir senyuman di wajahnya. 

Di lokasi berbeda, bantuan turut diantarkan oleh MRI Pidie – ACT Aceh kepada Umar, warga asal Gampong Panjo, Simpang Tiga, Pidie. Ia sudah uzur. Bersama istrinya yang sudah puluhan tahun tidak bisa melihat. 

Kepala Cabang ACT Aceh Husaini Ismail menuturkan, kisah Marzuki, Muthawalli, dan Fitriani adalah sebagian kisah dari para penerima manfaat. ACT bersama MRI hingga kini terus berikhtiar memberikan bantuan kepada masyarakat membutuhkan. “Banyak cerita pilu para penerima manfaat. Tapi mari kita sebarkan virus optimis bahwa kita bisa melewati masa-masa sulit ini,” ucapnya.

Ia memaparkan, di tengah kondisi serba sulit akibat pandemik covid-19, perhatian seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan kepada mereka kalangan kurang mampu dan pekerja harian. Selain berjuang menyelamatkan diri dari covid-19, mereka harus berjuang menafkahi keluarga mereka. 

Bagi donatur yang ingin menyalurkan sebagian rezekinya dapat melalui rekening Bank Aceh Syariah 010 0193 000 9205, BNI Syariah 66 00011 008 atas nama Aksi Cepat Tanggap. Konfirmasi dan info lebih lanjut bisa melalui 0651-731535 atau WhatsApp 08228329008.

Ia menjelaskan, berkat kedermawanan masyarakat maupun lembaga, alhamdulillah kalangan tukang becak, tukang parkir, pekerja bangunan, pengemudi ojek online, penjual di kantin sekolah, dan sebagainya sudah merasakan manfaat kedermawanan dari para donatur. “Ayo kita bantu kurangi imbas covid-19 dengan semangat keikhlasan membantu saudara-saudara kita,” terangnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sucikan Hati Dan Jiwa Dengan Berkurban

  Oleh Cut Putri Alyanur Berdomisili di Jakarta    Tanggal 10 Djulhijjah 1442 Hijriah, bertepatan dengan tanggal 20 Juli 2021. Umat Islam di seluruh dunia, merayakan Hari Raya Idul Adha dengan penuh sukacita. Suara takbir, menggema di setiap penjuru Nusantara, walau di beberapa tempat, Idul Adha di arah kan oleh Pemerintah Indonesia untuk di rayakan di rumah saja. Begitupun dengan kami, masyarakat Aceh perantauan yang melaksanakan Idul Adha, di Jakarta. Pandemi Covid-19, hingga saat ini tak mau berkompromi, meski penyebarannya sudah memasuki tahun ke – 2, sejak bulan  Maret tahun 2021. Hari Raya Idul Adha juga senada dengan pelaksanaan kurban, dan menjadi sangat berharga bila kedua ritual ibadah ini, bisa dilakukan saat menunaikan ibadah rukun Islam yang ke – 5, berhaji ke Baitullah. Bila sedang tidak berhaji pun, ibadah kurban sangat mulia untuk di laksanakan, guna meningkatkan keimanan dan kepekaan sosial terhadap sesama. Berkurban berarti meneladani ketaatan yang di lakukan oleh Nab

EMPAT CARA MENSYUKURI NIKMAT ALLAH SWT

Foto : dok.Pribadi Oleh   Hendra Gunawan, MA Dosen Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum IAIN Padang Sidimpuan, Sumatera Utara Allah SWT sudah begitu banyak memberikan nikmat-Nya kepada kita, sehingga apabila kita renungi lebih dalam maka sungguh akan terekam dalam memori kita sudah begitu banyak nikmat yang Allah SWT anugrahkan kepada kita, maka tidak heran apabila dalam sebuah ayat al-Qur’an Allah SWT menegaskan pada surah an-Nahl ayat 18 yang menegaskan bahwa apabila kita menghitung-hitung nikmat Allah SWT niscaya kita tidak dapat menghitung jumlahnya . Sebagaimana disebutkan para ulama, andaikan ranting-ranting kayu yang ada di seluruh hutan belantara dikumpulkan dan dijadikan sebagai pena, lalu sungai dan lautan yang ada didunia ditimbah untuk dijadikan sebagai tintanya serta dedaunan-dedaunan yang ada diseluruh pnjuruh dunia dikumpulkan untuk dijadikan sebagai kertasnya niscaya kita akan cukup untuk menghitung nikmat-nikmat yang telah dianugrahkan Allah SWT kepada kita.

DUTA WISATA BIREUN BERWISATA ARUNG JERAM DI KRUENG PEUSANGAN

Bireun, Potretonline.com. Rabu (24/7/19) Duta Wisata Kabupaten Bireuen 2019 didampingi Rizal Fahmi selaku Ketua Ikatan Duta Wisata Kabupaten Bireuen baru saja melakukan kegiatan arung jeram bersama team Bentang Adventure. Bentang adventure merupakan operator wisata yang digagas oleh pemuda-pemuda Bireuen yang peduli terhadap lingkungan, alam serta potensinya. Salah satu potensi alam tersebut adalah arung jeram. Kegiatan arung jeram ini dilakukan sebagai bentuk dukungan penuh Duta Wisata terhadap potensi wisata yang ada di Kabupaten Bireuen. Lokasi arung jeram ini berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Peusangan Kecamatan Juli. Jalur pengarungan ini memakan waktu selama lebih kurang empat jam, yang kemudian berakhir di desa Salah Sirong. Tidak hanya arus sungai yang menjadi daya tarik arung jeram ini, karena jika beruntung kita juga akan menjumpai langsung gajah liar yang sedang bermain di samping aliran sungai.  Cut Rizka Kamila selaku Duta Wisata terpilih 2019 me