Langsung ke konten utama

Bubur Kacang Hijau Hangat untuk Pengungsi Banjir di Aceh Besar



Aceh Besar – POTRET Online/09/05/20. Uap hangatnya bubur kacang hijau keluar nampak seperti asap dari panci yang dibuka oleh tim Masyakarat Relawan Indonesia (MRI) Banda Aceh – Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh di bawah tenda berdekatan dapur umum di halaman SD Garot, Darul Imarah, Aceh Besar. 
Para pengungsi mengantre, mengambil satu per satu bubur hasil ruangan tim MRI ke dalam gelas plastik. Salah satu di antaranya, Nadir, mengambil dua gelas bubur untuk anak dan istrinya. Raut wajahnya ingin bergegas membawa pulang bubur saat diwawancara.
Ada sekitar 12 kelas gedung sekolah sudah penuh dengan para pengungsi. Kursi dan meja dipindahkan ke sudut kelas, sebagiannya dipindahkan keluar. Terlihat rasa kebersamaan ibu-ibu dan bapak-bapak tengah menikmati bubur. “Meskipun banjir kesannya musibah, kita di sini tetap senang karena adanya rasa kebersamaan, makanan di sini enak, salat dekat dengan masjid,” terang Yusniati dari asrama gabungan.
Ketua MRI Banda Aceh – ACT Aceh Indra Saputra menuturkan, bubur tersebut disiapkan para relawan untuk dibagikan sebagai takjil berbuka puasa yang dibagikan untuk para pengguna jalan di depan Kantor ACT Aceh. “Berhubung adanya banjir, bubur kita siapkan juga kepada pengungsi. Bisa jadi snack malam hari untuk menghangatkan tubuh sekaligus asupan gizi,” ungkapnya.
Ia mengajak masyarakat yang ingin berpartisipasi membantu para pengungsi dapat menghubungi ACT Aceh melalui nomor SMS Center 081380007536, WhatsApp 082283269008, dan Telepon 0651-731535. Atau melalui instagram @act_aceh, facebook page Aksi Cepat Tanggap Aceh.
Wakil Ketua Pemuda Gampong Garot Syamsuardi menuturkan, hujan selama dua hari mengakibatkan perumahan warga mengalami banjir. Saat ini terdapat sekitar 240 keluarga mengungsi di gedung sekolah. Rumah mereka semuanya tergenang banjir. Ketinggian air bervariasi tergantung tinggi rendah dataran rumah. “Kita mengarahkan warga mengungsi di sini,” ucapnya.
Ia menjelaskan, sebagian warga masih berada di rumah untuk menjaga harta benda. Mereka diharapkan segera mengevakuasi diri jika air naik lebih tinggi lagi. Apalagi saat ini meskipun hujan reda kemungkinan debit air di sungai dapat bertambah dengan kedatangan air dari gunung. “Keselamatan paling utama,” imbuhnya.
Ditambahkan, kondisi pengungsi dalam keadaan sehat. “Alhamdulillah belum ada keluhan dari para pengungsi,” pungkasnya.
Namun, berdasarkan informasi dari lokasi pengungsian, pengungsi yang memiliki bayi sangat membutuhkan popok dan susu bayi. []

Komentar

Postingan populer dari blog ini

EMPAT CARA MENSYUKURI NIKMAT ALLAH SWT

Foto : dok.Pribadi Oleh   Hendra Gunawan, MA Dosen Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum IAIN Padang Sidimpuan, Sumatera Utara Allah SWT sudah begitu banyak memberikan nikmat-Nya kepada kita, sehingga apabila kita renungi lebih dalam maka sungguh akan terekam dalam memori kita sudah begitu banyak nikmat yang Allah SWT anugrahkan kepada kita, maka tidak heran apabila dalam sebuah ayat al-Qur’an Allah SWT menegaskan pada surah an-Nahl ayat 18 yang menegaskan bahwa apabila kita menghitung-hitung nikmat Allah SWT niscaya kita tidak dapat menghitung jumlahnya . Sebagaimana disebutkan para ulama, andaikan ranting-ranting kayu yang ada di seluruh hutan belantara dikumpulkan dan dijadikan sebagai pena, lalu sungai dan lautan yang ada didunia ditimbah untuk dijadikan sebagai tintanya serta dedaunan-dedaunan yang ada diseluruh pnjuruh dunia dikumpulkan untuk dijadikan sebagai kertasnya niscaya kita akan cukup untuk menghitung nikmat-nikmat yang telah dianugrahkan Allah SWT kepada kita.

DUTA WISATA BIREUN BERWISATA ARUNG JERAM DI KRUENG PEUSANGAN

Bireun, Potretonline.com. Rabu (24/7/19) Duta Wisata Kabupaten Bireuen 2019 didampingi Rizal Fahmi selaku Ketua Ikatan Duta Wisata Kabupaten Bireuen baru saja melakukan kegiatan arung jeram bersama team Bentang Adventure. Bentang adventure merupakan operator wisata yang digagas oleh pemuda-pemuda Bireuen yang peduli terhadap lingkungan, alam serta potensinya. Salah satu potensi alam tersebut adalah arung jeram. Kegiatan arung jeram ini dilakukan sebagai bentuk dukungan penuh Duta Wisata terhadap potensi wisata yang ada di Kabupaten Bireuen. Lokasi arung jeram ini berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Peusangan Kecamatan Juli. Jalur pengarungan ini memakan waktu selama lebih kurang empat jam, yang kemudian berakhir di desa Salah Sirong. Tidak hanya arus sungai yang menjadi daya tarik arung jeram ini, karena jika beruntung kita juga akan menjumpai langsung gajah liar yang sedang bermain di samping aliran sungai.  Cut Rizka Kamila selaku Duta Wisata terpilih 2019 me

Sucikan Hati Dan Jiwa Dengan Berkurban

  Oleh Cut Putri Alyanur Berdomisili di Jakarta    Tanggal 10 Djulhijjah 1442 Hijriah, bertepatan dengan tanggal 20 Juli 2021. Umat Islam di seluruh dunia, merayakan Hari Raya Idul Adha dengan penuh sukacita. Suara takbir, menggema di setiap penjuru Nusantara, walau di beberapa tempat, Idul Adha di arah kan oleh Pemerintah Indonesia untuk di rayakan di rumah saja. Begitupun dengan kami, masyarakat Aceh perantauan yang melaksanakan Idul Adha, di Jakarta. Pandemi Covid-19, hingga saat ini tak mau berkompromi, meski penyebarannya sudah memasuki tahun ke – 2, sejak bulan  Maret tahun 2021. Hari Raya Idul Adha juga senada dengan pelaksanaan kurban, dan menjadi sangat berharga bila kedua ritual ibadah ini, bisa dilakukan saat menunaikan ibadah rukun Islam yang ke – 5, berhaji ke Baitullah. Bila sedang tidak berhaji pun, ibadah kurban sangat mulia untuk di laksanakan, guna meningkatkan keimanan dan kepekaan sosial terhadap sesama. Berkurban berarti meneladani ketaatan yang di lakukan oleh Nab