Langsung ke konten utama

Covid-19 Picu Ancaman Kemiskinan dan Krisis Pangan, ACT Aceh Hadirkan Layanan Zakat Careline


Banda Aceh – Potretonline-12/05/20. Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh meluncurkan program layanan zakat careline demi mencegah ancaman kemiskinan terhadap 55 juta penduduk Indonesia dan krisis pangan akibat covid-19. Peluncuran program dilaksanakan serentak di seluruh cabang ACT, Banda Aceh, Selasa (12/5).
Head of Marketing ACT Aceh Lisdayanti menuturkan, pandemi covid-19 telah melemahkan hampir seluruh sendi perekonomian Indonesia, menyebabkan jutaan orang terancam kehilangan sumber pendapatannya.        
Krisis pangan semakin menghantui kehidupan saudara sebangsa. Indonesia sangat tergantung dengan impor bahan pangan. Pandemi covid-19 dapat menyebabkan kelangkaan bahan pangan karena lockdown yang diberlakukan negara lain dan kebijakan PSBB di Indonesia,” terangnya.
Ia menjelaskan, program layanan zakat careline hadir untuk memberikan kemudahan bagi para muzakki membayar zakat, infak dan lainnya secara online selama masa pandemi covid-19 dengan tetap di rumah aja. Nantinya perwakilan Global Zakat – ACT sebagai amil penerima zakat akan langsung menyapa muzakki untuk menjemput zakat.
“Zakat diberikan kepada golongan membutuhkan. Semakin banyak zakat terkumpul dan tersalurkan dengan cepat, maka roda perekonomian masyarakat akan terus berjalan di tengah kondisi sulit sekarang,” pungkasnya.
Untuk mendapatkan layanan zakat careline dapat menghubungi 08041000567 atau WhatsApp di nomor 085289000567. Selain mendapatkan kemudahan berzakat, muzakki juga mendapatkan layanan konsultasi terkait zakat. Jam layanan mulai pukul 07:00 hingga 23:00 WIB. 
Ia menambahkan, Global Zakat bersama ACT juga menurunkan mobile zakat di masjid, perkantoran, perumahan, dan pasar/pertokoan. Masyarakat dapat menjangkau layanan ini semakin mudah. “Kita menerapkan sistem jemput bola. Orang jadi mudah menunaikan zakat, umat terselamatkan dari ancaman kemiskinan dan krisis pangan,” paparnya. 
Bahkan zakat bisa dimanfaatkan untuk penyediaan alat pelindung diri, disinfektan, dan pengobatan serta kebutuhan relawan yang bertugas melakukan aktivitas kemanusiaan dalam penanggulangan wabah. Hal ini berdasarkan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 23 Tahun 2020, tentang pemanfaatan harta zakat, infak, dan sedekah untuk penanggulangan covid-19 dan dampaknya
Harta zakat yang didistribusikan boleh dalam bentuk uang tunai, makanan pokok, keperluan pengobatan, modal kerja, dan yang sesuai dengan kebutuhan mustahik. Pemanfaatan harta zakat boleh bersifat produktif antara lain untuk stimulasi kegiatan sosial ekonomi fakir.
Ia menjelaskan, harta zakat yang didistribusikan boleh dalam bentuk uang tunai, makanan pokok, keperluan pengobatan, modal kerja, dan yang sesuai dengan kebutuhan mustahik. Pemanfaatan harta zakat boleh bersifat produktif antara lain untuk stimulasi kegiatan sosial ekonomi fakir. 
“Zakat adalah kewajiban dan bisa menyucikan harta muzakkinya,” tutupnya. []

Komentar

Postingan populer dari blog ini

EMPAT CARA MENSYUKURI NIKMAT ALLAH SWT

Foto : dok.Pribadi Oleh   Hendra Gunawan, MA Dosen Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum IAIN Padang Sidimpuan, Sumatera Utara Allah SWT sudah begitu banyak memberikan nikmat-Nya kepada kita, sehingga apabila kita renungi lebih dalam maka sungguh akan terekam dalam memori kita sudah begitu banyak nikmat yang Allah SWT anugrahkan kepada kita, maka tidak heran apabila dalam sebuah ayat al-Qur’an Allah SWT menegaskan pada surah an-Nahl ayat 18 yang menegaskan bahwa apabila kita menghitung-hitung nikmat Allah SWT niscaya kita tidak dapat menghitung jumlahnya . Sebagaimana disebutkan para ulama, andaikan ranting-ranting kayu yang ada di seluruh hutan belantara dikumpulkan dan dijadikan sebagai pena, lalu sungai dan lautan yang ada didunia ditimbah untuk dijadikan sebagai tintanya serta dedaunan-dedaunan yang ada diseluruh pnjuruh dunia dikumpulkan untuk dijadikan sebagai kertasnya niscaya kita akan cukup untuk menghitung nikmat-nikmat yang telah dianugrahkan Allah SWT kepada kita.

DUTA WISATA BIREUN BERWISATA ARUNG JERAM DI KRUENG PEUSANGAN

Bireun, Potretonline.com. Rabu (24/7/19) Duta Wisata Kabupaten Bireuen 2019 didampingi Rizal Fahmi selaku Ketua Ikatan Duta Wisata Kabupaten Bireuen baru saja melakukan kegiatan arung jeram bersama team Bentang Adventure. Bentang adventure merupakan operator wisata yang digagas oleh pemuda-pemuda Bireuen yang peduli terhadap lingkungan, alam serta potensinya. Salah satu potensi alam tersebut adalah arung jeram. Kegiatan arung jeram ini dilakukan sebagai bentuk dukungan penuh Duta Wisata terhadap potensi wisata yang ada di Kabupaten Bireuen. Lokasi arung jeram ini berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Peusangan Kecamatan Juli. Jalur pengarungan ini memakan waktu selama lebih kurang empat jam, yang kemudian berakhir di desa Salah Sirong. Tidak hanya arus sungai yang menjadi daya tarik arung jeram ini, karena jika beruntung kita juga akan menjumpai langsung gajah liar yang sedang bermain di samping aliran sungai.  Cut Rizka Kamila selaku Duta Wisata terpilih 2019 me

Sucikan Hati Dan Jiwa Dengan Berkurban

  Oleh Cut Putri Alyanur Berdomisili di Jakarta    Tanggal 10 Djulhijjah 1442 Hijriah, bertepatan dengan tanggal 20 Juli 2021. Umat Islam di seluruh dunia, merayakan Hari Raya Idul Adha dengan penuh sukacita. Suara takbir, menggema di setiap penjuru Nusantara, walau di beberapa tempat, Idul Adha di arah kan oleh Pemerintah Indonesia untuk di rayakan di rumah saja. Begitupun dengan kami, masyarakat Aceh perantauan yang melaksanakan Idul Adha, di Jakarta. Pandemi Covid-19, hingga saat ini tak mau berkompromi, meski penyebarannya sudah memasuki tahun ke – 2, sejak bulan  Maret tahun 2021. Hari Raya Idul Adha juga senada dengan pelaksanaan kurban, dan menjadi sangat berharga bila kedua ritual ibadah ini, bisa dilakukan saat menunaikan ibadah rukun Islam yang ke – 5, berhaji ke Baitullah. Bila sedang tidak berhaji pun, ibadah kurban sangat mulia untuk di laksanakan, guna meningkatkan keimanan dan kepekaan sosial terhadap sesama. Berkurban berarti meneladani ketaatan yang di lakukan oleh Nab