POTRET Gallery

Lele Asap Khas Kluet Timur

Rate this posting:
{[["☆","★"]]}
>

Oleh Baihaki
Berdomisili di Banda Aceh



Memasuki bulan suci Ramadhan, Lele Asap ini atau dalam Bahasa Kluet "Itu Daing" banyak digemari oleh masyarakat di sana sebagai salah satu menu buka puasa dan jelang sahur.

Ikan Lele ini masih alami yang hidup di rawa-rawa atau di suak. Warnanya agak kekuning-kuningan, berbeda sekali dengan Lele Jumbo yang dipelihara dalam kolam.

Selain rasanya yang sangat enak, juga banyak mengandung protein. Ikan Lele ini terdapat di Gampong Tanah Munggu, Kecamatan Kluet Timur, Kabupaten Aceh Selatan.

Gampong Tanah Munggu salah satu desa yang berada dalam kawasan pedalaman di Kluet Timur, namun tidak terlalu jauh dari ibukota kecamatan.

Akhir-akhir ini habitat Ikan Lele yang hidup di rawa-rawa dan suak Gampong Tanah Munggu, jumlahnya tidak begitu banyak sehingga harganya semakin mahal.

Berkurangnya habitat Ikan Lele ini akibat dari penebangan pohon kayu yang berada di rawa-rawa yang dijadikan lahan perkebunan masyarakat.

Selanjutnya berkurangnya suak-suak yang terdapat di Tanah Munggu, bisa jadi suak yang dalam sudah ditimbun dengan tanah untuk dijadikan lahan persawahan baru, sehingga habitat Ikan Lele ini semakin berkurang.

Ikan Lele kampung ini bisa dibudidayakan melalui pemeliharaannya di kolam, namun kesulitannya adalah mencari bibitnya dalam jumlah yang banyak.

Harga Ikan Lele ini bisa dijadikan sumber ekonomi masyarakat dengan harganya yang sangat mahal. Di pasaran harganya mencapai Rp.70.000 hingga Rp.85.000,- apalagi yang sudah diasapkan, tentu harganya menjadi dua kali lipat.

Lele Asap ini sangat enak digoreng dengan sambal cabe hijau, apalagi tetesan minyak dari ikan lele itu sangat alami dan gurih membuat air liur kita meleleh.

Selain digoreng, Lele Asap ini sangat enak digulai lemak dengan daun pakis campur pucuk daun talas, kalau bahasa kami namanya kumbahang.

Lele kampung yang sudah diasap ini menjadikan salah satu kuliner khas dari Kluet Timur. Semoga Lele Asap ini tetap bertahan meskipun habitatnya semakin berkurang.

Click to comment