Langsung ke konten utama

RSUD Meuraxa Tes Swab Kepada Ratusan Petugas Medis




Banda Aceh – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meuraxa Kota Banda Aceh lakukan tes swab massal kepada ratusan petugas medis dan non medis. Swab massal yang merupakan kerjasama antara Dinkes Kota Banda Aceh dan Unsyiah ini berlangsung diruang Al-Huda, Kamis (11/6/2020)

Direktur RSUD dr. Fuziati, Sp.Rad mengatakan swab ini dianjurkan kepada seluruh petugas kesehatan, administrasi, dokter dan semua petugas yang kontak langsung dengan pasien.
“Kita menganjurkan seluruh petugas untuk melakukan swab karena ini tidak dibatasi tapi kami mengutamakan petugas-petugas yang kontak langsung dengan pasien,”jelas dr. Fuziati saat dijumpai di RSUD Meuraxa.
Ia mengungkapkan, tes swab yang digelar ini direspon baik oleh petugas medis.”Respon petugas medis dan non medis sangat baik, ini mungkin pertanda kami juga ingin aman dari paparan covid19,”ungkapnya.
Sejauh ini, kata dr.Fuziati RSUD Meuraxa belum pernah merawat pasien yang terpapar Covid-19.”Alhamdulillah sampai hari ini RS Meraxa belum pernah ada pasien covid yang dirawat, tetapi kita sudah melakukan 73 kali rapid tes dan tidak ada yang reaktif, 3 yang dilakukan PCR juga negatif.”
Ia berharap agar hasil dari pada tes swab ini negatif dan ini sebagai tanda bahwa protokol kesehatan di RSUD Meuraxa dan alat pelindung diri untuk petugas rumah sakit sudah berjalan dengan baik.
dr.Fuziati juga mengimbau kepada keluarga pasien dan siapapun yang hendak memasuki RSUD Meuraxa untuk tetap mengikuti protocol kesehatan. “Harus wajib pakai masker,disetiap sudut juga sudah disediakan tempat mencuci tangan dengan handscrub yang sesuai dengan standar kesehatan dengan tetap menjaga jarak,”imbaunya.
Pada kesempatan yang sama, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh dr. Media Yulizar, MPH turut menghadiri swab massal yang telah dilakukan pihaknya dengan Unsyiah sejak
 Kamis lalu (4/6/2020). 
“Jika kita ingin menuju new normal harus ada ketentuan antara lain ketentuannya adalah setengah sampai satu persen penduduk Banda Aceh harus diperiksa,”ucap dr. Media.
Tes swab massal ini merupakan kali ketiga yang dilaksanakan sejak dilauching minggu lalu. Sasaran utamanya adalah yang beresiko, salah satunya tenaga kesehatan. 
Kata dr. Media, ke depan pihaknya akan menjadwalkan tes swab gratis di puskesmas agar bisa diikuti oleh masyarakat dan juga beberapa tenaga medis. “Kita dapat gambaran bagaimana tingkat infeksi covid ini di Kota Banda Aceh itu tujuannya. Makanya harus kita lakukan dan memang kewajiban pemerintah untuk melakukanya.” (Hz)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sucikan Hati Dan Jiwa Dengan Berkurban

  Oleh Cut Putri Alyanur Berdomisili di Jakarta    Tanggal 10 Djulhijjah 1442 Hijriah, bertepatan dengan tanggal 20 Juli 2021. Umat Islam di seluruh dunia, merayakan Hari Raya Idul Adha dengan penuh sukacita. Suara takbir, menggema di setiap penjuru Nusantara, walau di beberapa tempat, Idul Adha di arah kan oleh Pemerintah Indonesia untuk di rayakan di rumah saja. Begitupun dengan kami, masyarakat Aceh perantauan yang melaksanakan Idul Adha, di Jakarta. Pandemi Covid-19, hingga saat ini tak mau berkompromi, meski penyebarannya sudah memasuki tahun ke – 2, sejak bulan  Maret tahun 2021. Hari Raya Idul Adha juga senada dengan pelaksanaan kurban, dan menjadi sangat berharga bila kedua ritual ibadah ini, bisa dilakukan saat menunaikan ibadah rukun Islam yang ke – 5, berhaji ke Baitullah. Bila sedang tidak berhaji pun, ibadah kurban sangat mulia untuk di laksanakan, guna meningkatkan keimanan dan kepekaan sosial terhadap sesama. Berkurban berarti meneladani ketaatan yang di lakukan oleh Nab

EMPAT CARA MENSYUKURI NIKMAT ALLAH SWT

Foto : dok.Pribadi Oleh   Hendra Gunawan, MA Dosen Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum IAIN Padang Sidimpuan, Sumatera Utara Allah SWT sudah begitu banyak memberikan nikmat-Nya kepada kita, sehingga apabila kita renungi lebih dalam maka sungguh akan terekam dalam memori kita sudah begitu banyak nikmat yang Allah SWT anugrahkan kepada kita, maka tidak heran apabila dalam sebuah ayat al-Qur’an Allah SWT menegaskan pada surah an-Nahl ayat 18 yang menegaskan bahwa apabila kita menghitung-hitung nikmat Allah SWT niscaya kita tidak dapat menghitung jumlahnya . Sebagaimana disebutkan para ulama, andaikan ranting-ranting kayu yang ada di seluruh hutan belantara dikumpulkan dan dijadikan sebagai pena, lalu sungai dan lautan yang ada didunia ditimbah untuk dijadikan sebagai tintanya serta dedaunan-dedaunan yang ada diseluruh pnjuruh dunia dikumpulkan untuk dijadikan sebagai kertasnya niscaya kita akan cukup untuk menghitung nikmat-nikmat yang telah dianugrahkan Allah SWT kepada kita.

DUTA WISATA BIREUN BERWISATA ARUNG JERAM DI KRUENG PEUSANGAN

Bireun, Potretonline.com. Rabu (24/7/19) Duta Wisata Kabupaten Bireuen 2019 didampingi Rizal Fahmi selaku Ketua Ikatan Duta Wisata Kabupaten Bireuen baru saja melakukan kegiatan arung jeram bersama team Bentang Adventure. Bentang adventure merupakan operator wisata yang digagas oleh pemuda-pemuda Bireuen yang peduli terhadap lingkungan, alam serta potensinya. Salah satu potensi alam tersebut adalah arung jeram. Kegiatan arung jeram ini dilakukan sebagai bentuk dukungan penuh Duta Wisata terhadap potensi wisata yang ada di Kabupaten Bireuen. Lokasi arung jeram ini berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Peusangan Kecamatan Juli. Jalur pengarungan ini memakan waktu selama lebih kurang empat jam, yang kemudian berakhir di desa Salah Sirong. Tidak hanya arus sungai yang menjadi daya tarik arung jeram ini, karena jika beruntung kita juga akan menjumpai langsung gajah liar yang sedang bermain di samping aliran sungai.  Cut Rizka Kamila selaku Duta Wisata terpilih 2019 me