Langsung ke konten utama

Sumur Wakaf Pertama Rakyat Aceh untuk Palestina, Kelanjutan Cerita Kedermawanan Orang Aceh


Banda Aceh – Para pemuda Pidie yang tergabung dalam lintas komunitas menginisiasi pembangunan sumur wakaf pertama rakyat Aceh di Gaza, Palestina, bekerja sama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh. Sumur tersebut sangat dibutuhkan mengingat 97 persen air di sana tidak layak konsumsi akibat tercemar limbah beracun. 

Adapun lintas komunitas tersebut yakni Pemuda Peduli Palestina Kota Beureunuen, Pemuda Peduli Sesama (P2S) Kota Beureunuen, Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Pidie, Pemuda Pancasila, Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Sigli, Forum Pemuda Pidie, Korps Sukarela Palang Merah Indonesia, Pelajar Islam Indonesia (PII) Pidie, Akademi Keperawatan Jabal Ghafur Sigli, BFLF Pidie, Komunitas Pelajar Inspirasi Pidie, Aliansi Mahasiswa Merah Putih, Badan Kontak Majelis Taklim Pidie (BKMT), Maslahat untuk Umat, dan Aliansi Pemuda Aceh di Jakarta.

Bagi komunitas yang ingin ikut berpartisipasi dapat menghubungi Ketua P2S Ibnu Khaldun di nomor 085319579453 dan Sekjen MRI Pidie Afdhalul Rahman 082364026318.

Ibnu Khaldun menuturkan, pembangunan sumur wakaf tersebut menjadi  tonggak baru sejarah Aceh dan Palestina. “Ini akan menjadi kelanjutan cerita kedermawanan orang Aceh dalam bersedekah,” ujarnya yang juga staf ACT Aceh, Banda Aceh, Senin (15/6)

Katanya, pembangunan sumur wakaf pertama ini akan menjadi kelanjutan cerita kedermawanan orang Aceh seperti wakaf Baitul Arsyi di Mekkah, menyumbang pembelian pesawat pertama Indonesia cikal bakal berdirinya Garuda, Solidaritas Aceh untuk Rohingya (SAUR) yang sudah berhasil membangun Rumah Yatim Rohingya di Padua, Chittagong, Bangladesh, bekerja sama dengan ACT, pelepasan 1.000 ton beras untuk Suriah oleh ulama dan rakyat Aceh di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, dan lainnya.

Ditambahkan, lintas komunitas akan menggalang kepedulian masyarakat, menjalin kemitraan, dan mengajak seluruh dermawan mewujudkan sumur wakaf rakyat Aceh untuk Palestina. Apalagi saat ini sebanyak 1,9 juta warga Palestina mengalami krisis air bersih. 

“Zionis Israel terus menerus menyulitkan warga di sana untuk bisa dapat akses air bersih. Bahkan mereka tega melindas jalur pipa air dengan tank mereka seperti terjadi di Jordan Valley,” lanjutnya.

Masyarakat dapat ikut berwakaf sumur pertama rakyat Aceh di Palestina melalui virtual account BNI Syariah 8660291020050162 atas nama Aksi Cepat Tanggap. Konfirmasi donasi dan informasi selengkapnya dapat melalui Telepon 0651-7315352, WhatsApp 082283269008, dan instagram @act_aceh. “Insya Allah, sumur wakaf ini akan terwujud dengan doa dan dukungan kita bersama,” pungkasnya.

Head of Marketing ACT Aceh Lisdayanti menuturkan, ACT sudah membangun empat sumur yang sudah aktif mengalirkan air kepada masyarakat Palestina. “Sumur wakaf tidak hanya mengalirkan air bagi rakyat Palestina yang sangat membutuhkannya, bahkan mengalirkan pahala kepada pewakifnya meskipun telah meninggal dunia,” paparnya.

Ia menuturkan, dengan berpartisipasi membangun sumur wakaf berarti telah mengikuti jejak Khalifah Usman bin Affan mewakafkan sumur Raumah kepada kaum muslimin yang kesulitan air bersih pada masanya. 

“Wakaf adalah solusi permasalahan umat. Tidak ada istilah rugi menyerahkan hartanya kepada Allah dalam bentuk wakaf. Dan mudah-mudahan berwakaf sumur untuk Palestina bisa menghindarkan kita dari wabah corona,” paparnya. []


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sucikan Hati Dan Jiwa Dengan Berkurban

  Oleh Cut Putri Alyanur Berdomisili di Jakarta    Tanggal 10 Djulhijjah 1442 Hijriah, bertepatan dengan tanggal 20 Juli 2021. Umat Islam di seluruh dunia, merayakan Hari Raya Idul Adha dengan penuh sukacita. Suara takbir, menggema di setiap penjuru Nusantara, walau di beberapa tempat, Idul Adha di arah kan oleh Pemerintah Indonesia untuk di rayakan di rumah saja. Begitupun dengan kami, masyarakat Aceh perantauan yang melaksanakan Idul Adha, di Jakarta. Pandemi Covid-19, hingga saat ini tak mau berkompromi, meski penyebarannya sudah memasuki tahun ke – 2, sejak bulan  Maret tahun 2021. Hari Raya Idul Adha juga senada dengan pelaksanaan kurban, dan menjadi sangat berharga bila kedua ritual ibadah ini, bisa dilakukan saat menunaikan ibadah rukun Islam yang ke – 5, berhaji ke Baitullah. Bila sedang tidak berhaji pun, ibadah kurban sangat mulia untuk di laksanakan, guna meningkatkan keimanan dan kepekaan sosial terhadap sesama. Berkurban berarti meneladani ketaatan yang di lakukan oleh Nab

EMPAT CARA MENSYUKURI NIKMAT ALLAH SWT

Foto : dok.Pribadi Oleh   Hendra Gunawan, MA Dosen Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum IAIN Padang Sidimpuan, Sumatera Utara Allah SWT sudah begitu banyak memberikan nikmat-Nya kepada kita, sehingga apabila kita renungi lebih dalam maka sungguh akan terekam dalam memori kita sudah begitu banyak nikmat yang Allah SWT anugrahkan kepada kita, maka tidak heran apabila dalam sebuah ayat al-Qur’an Allah SWT menegaskan pada surah an-Nahl ayat 18 yang menegaskan bahwa apabila kita menghitung-hitung nikmat Allah SWT niscaya kita tidak dapat menghitung jumlahnya . Sebagaimana disebutkan para ulama, andaikan ranting-ranting kayu yang ada di seluruh hutan belantara dikumpulkan dan dijadikan sebagai pena, lalu sungai dan lautan yang ada didunia ditimbah untuk dijadikan sebagai tintanya serta dedaunan-dedaunan yang ada diseluruh pnjuruh dunia dikumpulkan untuk dijadikan sebagai kertasnya niscaya kita akan cukup untuk menghitung nikmat-nikmat yang telah dianugrahkan Allah SWT kepada kita.

DUTA WISATA BIREUN BERWISATA ARUNG JERAM DI KRUENG PEUSANGAN

Bireun, Potretonline.com. Rabu (24/7/19) Duta Wisata Kabupaten Bireuen 2019 didampingi Rizal Fahmi selaku Ketua Ikatan Duta Wisata Kabupaten Bireuen baru saja melakukan kegiatan arung jeram bersama team Bentang Adventure. Bentang adventure merupakan operator wisata yang digagas oleh pemuda-pemuda Bireuen yang peduli terhadap lingkungan, alam serta potensinya. Salah satu potensi alam tersebut adalah arung jeram. Kegiatan arung jeram ini dilakukan sebagai bentuk dukungan penuh Duta Wisata terhadap potensi wisata yang ada di Kabupaten Bireuen. Lokasi arung jeram ini berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Peusangan Kecamatan Juli. Jalur pengarungan ini memakan waktu selama lebih kurang empat jam, yang kemudian berakhir di desa Salah Sirong. Tidak hanya arus sungai yang menjadi daya tarik arung jeram ini, karena jika beruntung kita juga akan menjumpai langsung gajah liar yang sedang bermain di samping aliran sungai.  Cut Rizka Kamila selaku Duta Wisata terpilih 2019 me