Langsung ke konten utama

DO’A HAMBA MENGHADAPI CORONA



Oleh Hasbi Yusuf

 

JIKA SAHABAT SETUJU DENGAN KAMI, MARI SAMA-SAMA IKUT DOAKAN ATAU AMINKAN DENGAN TULUS, SEMOGA ALLAH MENGABULKANNYA !

 

YA ALLAH, ... JIKA VIRUS CORONA INI MEMANG ALAMI DAN BUKAN REKAYASAMANUSIA, MAKA KAMI MOHON KEPADA MU YA ALLAH TUHAN YANG MAHA MENGETAHUI DAN MAHA KUASA :

 



1. Singkirkan dan jauhkan wabah atau bencana ini beserta virusnya dari kami, walau kami beragama apa saja, karena kami semua adalah hamba ciptaan-Mu;

2. Tunjukkan dan bimbinglah akal pikiran kami, terutama para ahli dan semua kepala negara agar mampu membedakan antara yang haq dan yang bathil,  serta mampu menyadari dan berlah keyakinan bagi kami bahwa ini adalah bencana secara alami tanpa rekayasa manusia;

3. Jika seandainya, wabah ini terjadi karena kealpaan atau kesombongan kami menganggap remeh kekuasaan-Mu, maka tunjukilah dan bimbinglah kami untuk kembali bertaubat di jalan-Mu;

4. Berilah kepada kami kemampuan untuk tidak salah alamat dengan mencurigai atau menuduh siapapun telah dengan sengaja membuat rencana dan merekayasa virus corona agar timbul bencana, padahal mereka sendiri tidak melakukannya dan juga termasuk korban dari bencana;

5. Tumbuhkan kesadaran dan keyakinan serta keikhlasan bagi kami untuk mematuhi segala bentuk aturan dan protokol dari WHO atau dari mana saja sepanjang tidak mengandung nafsu jahat dan rekayasa durjana dari mereka;

6. Selamatkanlah kami semua, seluruh petugas yang berjibaku dan seluruh kepala negara dalam rangka memutuskan penularan dan perluasan kawasan bencana !

7. Ya Allah, jika memang wabah dan bencana ini untuk mengingatkan kami semua yang masih ada harapan bertaubat, maka dengan segala kerendahan hati kami memohon keampunan dan kemaafan-Mu, dan janganlah menghukum kami jika kami lupa atau lalai mengingat-Mu, namun berilah kesanggupan dan kemauan untuk selalu mematuhi perintah dan menjauhi segala larangan-MU, sebagaimana Engkau janjikan kepada kami dalam kitab-Mu yang Maha Agung Al-Quranulkarim Surat Al-Baqarah (2), ayat 286, yang artinya :

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat (pahala) dari (kebajikan) yang dikerjakannya dan dia mendapat (siksa) dari (kejahatan) yang diperbuatnya. (Mereka berdoa), “Ya, Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan. Ya Tuhan kami janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami,janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami,maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir.”


Tapi ya Allah … yang Maha Kuasa ... jika seandainya semua ini merupakan rencana jahat dan rekayasa busuk manusia gila harta dan kekuasaan durjana yang tidak perduli dengan penderitaan manusia di seluruh dunia, maka kami serahkan kepada-Mu untuk hancurkan mereka sehancur-hancurnya dan siksalah mereka dengan siksaan yang amat pedih secara nyata di hadapan kami serta lenyapkanlah mereka ya Allah dari muka bumi-Mu ini yaitu bagi orang-orang :

1. Yang punya rencana jahat dan rekayasa bejat;

2. Yang mengetahui rahasia atau berkomplot menimbulkan bencana;

3. Yang menyembunyikan rahasia tentang korona dengan menerima imbalannya;

4. Yang mencari keuntungan pribadi atau golongan dengan menyebarkan informasi sesat tentang korona;

5. Yang bernafsu besar ingin melenyapkan sebagian besar populasi manusia;

6. Yang ikut serta membuat rencana menghancurkan agama;

7. Yang bernafsu setan ingin menguasai ekonomi, budaya, kekuasaan atas seluruh negara di dunia dengan memainkan issue korona;

__________________________________________________________________________

Bacakan ayat-ayat Al-Quran Surat Al-Isra’ (17) ayat 80, 81 dan 82 berikut ini setiap ada kesempatan, terutama pada waktu-waktu dan tempat-tempat yang mustajabah do’a !

Surat Al-Isra' (17): 80,yang artinya sebagai berikut:

Dan katakanlah: "Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong.

Surat Al-Isra' (17) : 81,yang artinya sebagai berikut:

Dan katakanlah:"Yang benar telah datang dan yang batil telah lenyap". Sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap.

Surat Al-Isra' (17) : 82, yang artinya sebagai berikut:


Dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sucikan Hati Dan Jiwa Dengan Berkurban

  Oleh Cut Putri Alyanur Berdomisili di Jakarta    Tanggal 10 Djulhijjah 1442 Hijriah, bertepatan dengan tanggal 20 Juli 2021. Umat Islam di seluruh dunia, merayakan Hari Raya Idul Adha dengan penuh sukacita. Suara takbir, menggema di setiap penjuru Nusantara, walau di beberapa tempat, Idul Adha di arah kan oleh Pemerintah Indonesia untuk di rayakan di rumah saja. Begitupun dengan kami, masyarakat Aceh perantauan yang melaksanakan Idul Adha, di Jakarta. Pandemi Covid-19, hingga saat ini tak mau berkompromi, meski penyebarannya sudah memasuki tahun ke – 2, sejak bulan  Maret tahun 2021. Hari Raya Idul Adha juga senada dengan pelaksanaan kurban, dan menjadi sangat berharga bila kedua ritual ibadah ini, bisa dilakukan saat menunaikan ibadah rukun Islam yang ke – 5, berhaji ke Baitullah. Bila sedang tidak berhaji pun, ibadah kurban sangat mulia untuk di laksanakan, guna meningkatkan keimanan dan kepekaan sosial terhadap sesama. Berkurban berarti meneladani ketaatan yang di lakukan oleh Nab

EMPAT CARA MENSYUKURI NIKMAT ALLAH SWT

Foto : dok.Pribadi Oleh   Hendra Gunawan, MA Dosen Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum IAIN Padang Sidimpuan, Sumatera Utara Allah SWT sudah begitu banyak memberikan nikmat-Nya kepada kita, sehingga apabila kita renungi lebih dalam maka sungguh akan terekam dalam memori kita sudah begitu banyak nikmat yang Allah SWT anugrahkan kepada kita, maka tidak heran apabila dalam sebuah ayat al-Qur’an Allah SWT menegaskan pada surah an-Nahl ayat 18 yang menegaskan bahwa apabila kita menghitung-hitung nikmat Allah SWT niscaya kita tidak dapat menghitung jumlahnya . Sebagaimana disebutkan para ulama, andaikan ranting-ranting kayu yang ada di seluruh hutan belantara dikumpulkan dan dijadikan sebagai pena, lalu sungai dan lautan yang ada didunia ditimbah untuk dijadikan sebagai tintanya serta dedaunan-dedaunan yang ada diseluruh pnjuruh dunia dikumpulkan untuk dijadikan sebagai kertasnya niscaya kita akan cukup untuk menghitung nikmat-nikmat yang telah dianugrahkan Allah SWT kepada kita.

DUTA WISATA BIREUN BERWISATA ARUNG JERAM DI KRUENG PEUSANGAN

Bireun, Potretonline.com. Rabu (24/7/19) Duta Wisata Kabupaten Bireuen 2019 didampingi Rizal Fahmi selaku Ketua Ikatan Duta Wisata Kabupaten Bireuen baru saja melakukan kegiatan arung jeram bersama team Bentang Adventure. Bentang adventure merupakan operator wisata yang digagas oleh pemuda-pemuda Bireuen yang peduli terhadap lingkungan, alam serta potensinya. Salah satu potensi alam tersebut adalah arung jeram. Kegiatan arung jeram ini dilakukan sebagai bentuk dukungan penuh Duta Wisata terhadap potensi wisata yang ada di Kabupaten Bireuen. Lokasi arung jeram ini berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Peusangan Kecamatan Juli. Jalur pengarungan ini memakan waktu selama lebih kurang empat jam, yang kemudian berakhir di desa Salah Sirong. Tidak hanya arus sungai yang menjadi daya tarik arung jeram ini, karena jika beruntung kita juga akan menjumpai langsung gajah liar yang sedang bermain di samping aliran sungai.  Cut Rizka Kamila selaku Duta Wisata terpilih 2019 me