Langsung ke konten utama

BPBD Banda Aceh Akan Adakan Razia Prokes




 
Banda Aceh-12/09/20. Potretonline.com. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kota Banda Aceh, Rizal Abdillah, S.Sos, M. Si mengatakan bahwa dalam waktu dekat tim penerapan disiplin protokol kesehatan (prokes) akan segera melaksanakan kegiatan razia dalam rangka menindaklanjuti Perwal 51 Tahun 2020. 

Perwal 51 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dimaksudkan untuk mendisiplinkan masyarakat dalam menjalankan prokes terutama pada tempat-tempat atau fasilitas publik untuk dapat mengurangi penyebaran kasus positif Covid-19 yang saat ini meningkat tajam di Kota Banda Aceh. 

"Perwal 51 Tahun 2020 merupakan langkah yang sangat tepat untuk diterapkan guna mendisiplinkan masyarakat melaksanakan protokol kesehatan 4M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghidari kerumunan," kata Rizal, Jum'at (11/9/2020).

Lanjutnya, akan ada tim yang dibentuk oleh satgas Covid-19 yang terdiri dari lintas instansi, Satpol PP, TNI dan Polri, BPBD, Dinas Pehubungan dan dari berbagai dinas lain sesuai bidang tugasnya masing-masing yang bertujuan mendisiplinkan masyarakat, melalui razia-razia yang akan menindak masyarakat yang tidak disiplin menjalankan prokes. 

"Saat ini masih dalam tahap sosialisasi melalui berbagai media yang bertujuan agar diketahui oleh seluruh masyarakat, untuk merubah perilaku,menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjalankan prokes sehingga diharapkan tidak ada masyarakat yang terjaring razia karena melanggar prokes nantinya," ungkapnya. 

Kata Rizal, ini merupakan kebiasaan baru yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selama pandemi melanda Kota Banda Aceh kebiasaan ini dilihat masih sangat kurang diterapkan sehingga kian hari pasien positif Covid-19 terus bertambah.

"Penegakan hukum Perwal 51 Tahun 2020 bagi pelanggar prokes akan diberikan sanksi berupa kerja sosial, denda dan sanksi adat (di gampong-gampong)," jelas Rizal. 

Dengan Perwal 51 Tahun 2020 ini diharapkan masyarakat akan disiplin dan menjadi terbiasa dalam menjalankan protokol kesehatan, yang bertujuan dapat mengurangi angka penyebaran Covid-19 di Kota Banda Aceh.(Hus/Hz)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sucikan Hati Dan Jiwa Dengan Berkurban

  Oleh Cut Putri Alyanur Berdomisili di Jakarta    Tanggal 10 Djulhijjah 1442 Hijriah, bertepatan dengan tanggal 20 Juli 2021. Umat Islam di seluruh dunia, merayakan Hari Raya Idul Adha dengan penuh sukacita. Suara takbir, menggema di setiap penjuru Nusantara, walau di beberapa tempat, Idul Adha di arah kan oleh Pemerintah Indonesia untuk di rayakan di rumah saja. Begitupun dengan kami, masyarakat Aceh perantauan yang melaksanakan Idul Adha, di Jakarta. Pandemi Covid-19, hingga saat ini tak mau berkompromi, meski penyebarannya sudah memasuki tahun ke – 2, sejak bulan  Maret tahun 2021. Hari Raya Idul Adha juga senada dengan pelaksanaan kurban, dan menjadi sangat berharga bila kedua ritual ibadah ini, bisa dilakukan saat menunaikan ibadah rukun Islam yang ke – 5, berhaji ke Baitullah. Bila sedang tidak berhaji pun, ibadah kurban sangat mulia untuk di laksanakan, guna meningkatkan keimanan dan kepekaan sosial terhadap sesama. Berkurban berarti meneladani ketaatan yang di lakukan oleh Nab

EMPAT CARA MENSYUKURI NIKMAT ALLAH SWT

Foto : dok.Pribadi Oleh   Hendra Gunawan, MA Dosen Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum IAIN Padang Sidimpuan, Sumatera Utara Allah SWT sudah begitu banyak memberikan nikmat-Nya kepada kita, sehingga apabila kita renungi lebih dalam maka sungguh akan terekam dalam memori kita sudah begitu banyak nikmat yang Allah SWT anugrahkan kepada kita, maka tidak heran apabila dalam sebuah ayat al-Qur’an Allah SWT menegaskan pada surah an-Nahl ayat 18 yang menegaskan bahwa apabila kita menghitung-hitung nikmat Allah SWT niscaya kita tidak dapat menghitung jumlahnya . Sebagaimana disebutkan para ulama, andaikan ranting-ranting kayu yang ada di seluruh hutan belantara dikumpulkan dan dijadikan sebagai pena, lalu sungai dan lautan yang ada didunia ditimbah untuk dijadikan sebagai tintanya serta dedaunan-dedaunan yang ada diseluruh pnjuruh dunia dikumpulkan untuk dijadikan sebagai kertasnya niscaya kita akan cukup untuk menghitung nikmat-nikmat yang telah dianugrahkan Allah SWT kepada kita.

DUTA WISATA BIREUN BERWISATA ARUNG JERAM DI KRUENG PEUSANGAN

Bireun, Potretonline.com. Rabu (24/7/19) Duta Wisata Kabupaten Bireuen 2019 didampingi Rizal Fahmi selaku Ketua Ikatan Duta Wisata Kabupaten Bireuen baru saja melakukan kegiatan arung jeram bersama team Bentang Adventure. Bentang adventure merupakan operator wisata yang digagas oleh pemuda-pemuda Bireuen yang peduli terhadap lingkungan, alam serta potensinya. Salah satu potensi alam tersebut adalah arung jeram. Kegiatan arung jeram ini dilakukan sebagai bentuk dukungan penuh Duta Wisata terhadap potensi wisata yang ada di Kabupaten Bireuen. Lokasi arung jeram ini berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Peusangan Kecamatan Juli. Jalur pengarungan ini memakan waktu selama lebih kurang empat jam, yang kemudian berakhir di desa Salah Sirong. Tidak hanya arus sungai yang menjadi daya tarik arung jeram ini, karena jika beruntung kita juga akan menjumpai langsung gajah liar yang sedang bermain di samping aliran sungai.  Cut Rizka Kamila selaku Duta Wisata terpilih 2019 me