Langsung ke konten utama

Tuhan, Hanya PadaMu Kami Mohon Pertolongan

 

dok. KlikPositif.com

Oleh Tabrani Yunis

Tuhan,

Lihatlah anak-anak Negeri kami yang tengah dirundung kesedihan

Kala bencana penyakit yang begitu menakutkan belum Kau kembalikan

Corona atau Covid Sembilan belas terus memakan korban

Para pemimpin kami di Negeri ini terus memanfaatkan kesempatan

Mereka menari-nari atas kepedihan hati anak Negeri nan tengah kesulitan

Begitu bernafsu  memperjuangkan hajat hidup para pebisnis, pejabat yang haus kekayaan

Birahi mereka memuncrat-muncrat menekan kepentingan rakyat dalam jeritan

 

Tuhan,

Rakyat kecil terus menjerit meminta tolong pada mereka wakil rakyat

Sembari menunjuk-nunjuk satu per satu wajah wakil rakyat

Katanya mereka wakil rakyat

Padahal wakil pejabat

Katanya wakil rakyat

Fakta terus menjauh dari rakyat

Katanya wakil rakyat

Tapi mereka berseteru dengan rakyat

Mengatur hajat hidup rakyat terus melarat

 

Tuhan

Lihatlah birahi para pejabat

Lihatlah nasfu wakil rakyat

Terus mencekik leher rakyat

Tapi mereka berseru “kamilah wakil rakyat”

 

Tuhan

Ini salah siapa?

Salah mereka?

Tentu tidak akan itu kata mereka

Itu pasti salah kami, rakyat jelata

Begitu mudah tergoda

Memilih mereka dengan segala dusta

Tak perlu berjuta-juta

Hanya lima puluh ribu atau seratus ribu saja

Buat satu suara

Lalu kami mau bulang apa?

Mungkin itulah wajah buruk kami yang tercela

 

Tuhan

Lihatlah negeri kami

apa yang tengah melanda Negeri kami?

Sehingga semua menjerit-jerit seperti ini?

Izinkan kami memohon agar kami dilindungi

Atas kekuasaan-Mu yang hakiki

Tanya pada-Mu kami memofoon pertolongan diri kami

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

EMPAT CARA MENSYUKURI NIKMAT ALLAH SWT

Foto : dok.Pribadi Oleh   Hendra Gunawan, MA Dosen Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum IAIN Padang Sidimpuan, Sumatera Utara Allah SWT sudah begitu banyak memberikan nikmat-Nya kepada kita, sehingga apabila kita renungi lebih dalam maka sungguh akan terekam dalam memori kita sudah begitu banyak nikmat yang Allah SWT anugrahkan kepada kita, maka tidak heran apabila dalam sebuah ayat al-Qur’an Allah SWT menegaskan pada surah an-Nahl ayat 18 yang menegaskan bahwa apabila kita menghitung-hitung nikmat Allah SWT niscaya kita tidak dapat menghitung jumlahnya . Sebagaimana disebutkan para ulama, andaikan ranting-ranting kayu yang ada di seluruh hutan belantara dikumpulkan dan dijadikan sebagai pena, lalu sungai dan lautan yang ada didunia ditimbah untuk dijadikan sebagai tintanya serta dedaunan-dedaunan yang ada diseluruh pnjuruh dunia dikumpulkan untuk dijadikan sebagai kertasnya niscaya kita akan cukup untuk menghitung nikmat-nikmat yang telah dianugrahkan Allah SWT kepada kita.

DUTA WISATA BIREUN BERWISATA ARUNG JERAM DI KRUENG PEUSANGAN

Bireun, Potretonline.com. Rabu (24/7/19) Duta Wisata Kabupaten Bireuen 2019 didampingi Rizal Fahmi selaku Ketua Ikatan Duta Wisata Kabupaten Bireuen baru saja melakukan kegiatan arung jeram bersama team Bentang Adventure. Bentang adventure merupakan operator wisata yang digagas oleh pemuda-pemuda Bireuen yang peduli terhadap lingkungan, alam serta potensinya. Salah satu potensi alam tersebut adalah arung jeram. Kegiatan arung jeram ini dilakukan sebagai bentuk dukungan penuh Duta Wisata terhadap potensi wisata yang ada di Kabupaten Bireuen. Lokasi arung jeram ini berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Peusangan Kecamatan Juli. Jalur pengarungan ini memakan waktu selama lebih kurang empat jam, yang kemudian berakhir di desa Salah Sirong. Tidak hanya arus sungai yang menjadi daya tarik arung jeram ini, karena jika beruntung kita juga akan menjumpai langsung gajah liar yang sedang bermain di samping aliran sungai.  Cut Rizka Kamila selaku Duta Wisata terpilih 2019 me

Sucikan Hati Dan Jiwa Dengan Berkurban

  Oleh Cut Putri Alyanur Berdomisili di Jakarta    Tanggal 10 Djulhijjah 1442 Hijriah, bertepatan dengan tanggal 20 Juli 2021. Umat Islam di seluruh dunia, merayakan Hari Raya Idul Adha dengan penuh sukacita. Suara takbir, menggema di setiap penjuru Nusantara, walau di beberapa tempat, Idul Adha di arah kan oleh Pemerintah Indonesia untuk di rayakan di rumah saja. Begitupun dengan kami, masyarakat Aceh perantauan yang melaksanakan Idul Adha, di Jakarta. Pandemi Covid-19, hingga saat ini tak mau berkompromi, meski penyebarannya sudah memasuki tahun ke – 2, sejak bulan  Maret tahun 2021. Hari Raya Idul Adha juga senada dengan pelaksanaan kurban, dan menjadi sangat berharga bila kedua ritual ibadah ini, bisa dilakukan saat menunaikan ibadah rukun Islam yang ke – 5, berhaji ke Baitullah. Bila sedang tidak berhaji pun, ibadah kurban sangat mulia untuk di laksanakan, guna meningkatkan keimanan dan kepekaan sosial terhadap sesama. Berkurban berarti meneladani ketaatan yang di lakukan oleh Nab