Pusat Belanja Yang Unik dan Menarik

Pusat Belanja Yang Unik dan Menarik
POTRET GALLERY

Senyum Bahagia Muizzun Nashar Menerima Bantuan Sepeda

Rate this posting:
{[["☆","★"]]}
>



Oleh Tabrani Yunis


MAK, BLO GARI LON MAK! (MAK, BELI SAYA SEPEDA MAK!) Saba neuk boeh(sabar ya nak!) kata sang ibu. Dialog itu terus berulang dari hari ke hari. Muizzun Nashar(anak dari keluarga kurang mampu, ibunya tukang cuci berpendapatan 500 rb/bulan. Ayahnya sakit setelah peristiwa tabrakan). Pelajar SMP Negeri 1 Lembah Sabil, Abdya sekaligus santri di Pesantren Miftahussalam ini  berjalan kaki bolak balik dari pesantren, rumah, sekolah setiap hari. Rumahnya di Desa Meunasah Sukon, kec. Lembah Sabil, kab. Abdya dan pesantrennya di Desa Meunasah Tengah di kecamatan yang sama. Hari ini dia bisa tersenyum setelah mendapatkan sepeda dari Program 1000 Sepeda untuk Yatim, piatu,miskin dan disabilitas Aceh. Terimakasih Pak Tabrani Yunis Dua, atas bantuan sepedanya. Semoga Allah membalas semua kebaikan Bapak dan para donatur.

Itulah isi status Edya Hanum di laman facebooknya yang ditampilkan pada tanggal 10 Maret 2021 yang lalu sebagai bagian dari bentuk laporan bahwa Edya Hanum yang mendapat amanah membantu menyerahkan bantuan sepeda kepada Muizzun Nashar di kecamatan Lembah Sabil, Abdya pada hari itu.  

Status yang diunggah bu Edya Hanum, Guru bahasa Inggris di SMA Negeri 2 Abdya itu, sangat menyentuh hati. Wajar saja, penulis langsung meresponnya dengan rasa syukur seraya mengucapkan Alhamdulilah. Bu Hanum, bukan saja memosting foto-foto penyerahan sepeda tersebut di fbnya, beliau juga mengirimkan foto-foto tersebut kepada penulis. 

Membaca status bu Edya Hanum, kita akhirnya tersentuh dan merasa sedih, karena sudah lama Muizzun Nashar berharap agar ibunya membeli sepeda untuknya, namun karena kondisi ekonomi dan kesehatan orang tuanya, membuat impian untuk memiliki sepeda yang bisa membantunya bisa bolak balik ke sekolah, pesantren dan ke rumah setiap harinya tak kunjung datang. Hal inilah yang terus diamati bu Edya Hanum dan akhirnya, beliau mengajukan permohonan kepada pengelola program 1000 sepeda dan kursi roda. Lalu, setelah melakukan verifikasi data dan lapangan, dilakukan pemesanan sepeda ke toko sepeda Seriekat. 




Untung ada satu sepeda tersedia dengan harga 2.530.000 rupiah yang lebih mahal dari sepeda sebelumnya. Sepeda tersebut dibeli dan dibawa pulang ke Potret Gallery dan kemudian dikirimkan dengan menggunakan angkutan L-300 ke alamat Bu Edya Hanum. Esoknya, bu Edya Hanum mengantarkan sepeda tersebut ke rumah Muizzun Nashar. Muizzun pun mengucapkan syukur Alhamdulilah dengan senyum bahagia yang merekah di bibirnya. Kebahagiaan Muizzun adalah kebahagiaan kita semua. Semoga dengan bantuan sepeda ini, Muizzun Nashar bisa bersekolah, belajar agama di pesantren dan dengan harapan ia akan sukses membangun kehidupan yang lebih baik di masa depan. Rajinlah belajar nak, agar bisa keluar dari belenggu kemiskinan. Allah akan membantumu, bila dengan sungguh-sungguh belajar dan belajar. Terima kasih  para dermawan yang telah membantu program 1000 sepeda dan kursi roda ini


Click to comment